Polisi Ungkap Sindikat Pemalsu SP Sawit | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Ungkap Sindikat Pemalsu SP Sawit

Polisi Ungkap Sindikat Pemalsu SP Sawit
Foto Polisi Ungkap Sindikat Pemalsu SP Sawit

SUBULUSSALAM – Aparat kepolisian sektor (Polsek) Simpang Kiri, Kota Subulussalam mengungkap sindikat pemalsu surat pengantar (SP) jual beli tandan buah segar (TBS) Kelapa Sawit di daerah ini. “Ini termasuk sindikat, tapi yang diduga menjadi otak pelakunya sudah ditangkap,” kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Riskian melalui Kapolsek Simpang Kiri AKP Dede Kurniawan SIK kepada Serambi, Rabu (8/2).

Tersangka berinisial AJVS (34) penduduk Pasar 7, Dusun I, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dibekuk Jumat pekan lalu di kawasan Marindal, Deli Serdang. Kapolsek AKP Dede menyatakan AVZS memiliki kawanan yang kini sedang dalam pengejaran polisi. Kawanan ini tergolong sindikat dan diduga melakukan aksi serupa di wilayah Sumatera Utara. Namun selain AVZS ternyata masih ada bos besar yang juga dalam pengejaran polisi “Ini termasuk otaknya juga, tapi masih ada aktor utama, bos besar komplotan ini,” ujar Kapolsek AKP Dede.

Ia menjelaskan kasus dugaan pemalsuan dokumen SP TBS Kelapa Sawit ini terungkap atas laporan sejumlah korban di Subulussalam. Korban yang melapor antara lain pemilik Toko Kiki Bintang. Kronologis kejadian, Jumat (20/1) lalu tersangka AVJS datang ke toko Kiki Bintang sekitar pukul 04.00 WIB untuk menukarkan SP sawit kepada korban US selaku kasir yang bekerja di toko tersebut.

Tanpa curiga, kasir pengusaha SP ini kemudian mencairkan uang sesuai dengan jumlah yang tercantum di dalam SP itu. Namun sore harinya, korban merasa curiga hingga mengecek SP tersebut ke PT Bangun Sempurna Lestari salah satu pabrik kelapa sawit (PKS) di Kota Subulussalam. Benar saja, saat dicek, ternyata SP tersebut tidak masuk ke pabrik sehingga diduga palsu. Korban langsung melaporkan ke polisi. Tidak sampai sebulan dilaporkan, kasus ini pun akhirnya berhasil diungkap dengan menangkap satu dari empat pelaku yang diduga kawanan pemalsu SP TBS.

Kapolsek Simpang Kiri AKP Dede Kurniawan menyebutkan untuk pengembangan kasus polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar SP asli dan delapan lembar SP palsu serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi lainnya. Korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp 152.703.000. Sedangkan tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Simpang Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Kita berupaya menangkap semua pelaku, sekarang semua keterangan kita kumpulkan, karena yang ditangkap sekarang termasuk otaknya juga, makanya Insha Allah semua akan terungkap,” pungkas AKP Dede.(lid) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id