Polisi Ciduk Perampok Tauke Emas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Ciduk Perampok Tauke Emas

Polisi Ciduk Perampok Tauke Emas
Foto Polisi Ciduk Perampok Tauke Emas

* Satu Pucuk Airsof Gun Diamankan

NAGAN RAYA – Tim gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya kembali membekuk satu pelaku perampokan bersenjata api dengan korban seorang tauke emas di Nagan Raya. Pelaku Rajali alias Sito (31) ditangkap polisi di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah Kota Medan Provinsi Sumut pada, Senin (6/2) lalu.

Pelaku saat ini diboyong ke Polres Nagan Raya setelah ditangkap oleh tim gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya yang dipimpin Wadir Reskrimum AKBP Wawan Setiawan. Rajali, warga Desa Blang Lemak, Kecamatan Beutong, Nagan Raya selama ini menjadi target operasi setelah menangkap tiga pelaku lainnya.

Sementara kasus perampokan bersenjata api tersebut terjadi di Desa Krueng Cut Kecamatan Beutong Nagan Raya sesuai laporan polisi nomor: LP/349/X/2016/Aceh/Res Nara/Sek Beutong, tanggal 05 Oktober 2016. “Pelaku kini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan kasus di Polres Nagan Raya,” ungkap Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi didampingi Kasat Reskrim AKP Iswar kepada Serambi kemarin.

Selain itu polisi juga mengamankan satu pucuk pistol airsoft gun di rumah pelaku. Seperti diberitakan, tim Polres Nagan Raya dan Polda Aceh, Sabtu (7/1) malam meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai pelaku perampokan tauke emas menggunakan senjata api (senpi) AK-56 di dua lokasi terpisah di Nagan Raya. Kedua tersangka, yaitu Kamaruzzaman alias Pak Woo (45), warga Gampong Padang Parom, Kecamatan Seunagan dan rekannya, Ajidin alias Aji Ubit (37), warga Desa Kila, Kecamatan Seunagan Timur.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu pucuk senpi AK-56 yang ditanam di dalam rumah tersangka Ajidin. Polisi juga menyita 74 butir amunisi beserta satu lembar bendera Bintang Bulan. Pak Woo dan Aji Ubit merupakan dua dari empat lainnya yang diduga kuat sebagai pelaku perampokan bersenjata api terhadap seorang tauke emas di lokasi tambang emas Seuneuam, Kecamatan Beutong awal Oktober 2016. Kamaruzzaman alias Pak Woo ditangkap pada Sabtu (7/1) siang.

Kamaruzzaman mengaku terlibat merampok di tambang emas Kecamatan Beutong menggunakan senjata api AK-56. Namun, kata Pak Woo, senjata api tersebut bukan miliknya, melainkan milik Ajidin alias Aji Ubit (37), warga Gampong Kila, Kecamatan Seunagan Timur.

Dari pengembangan kasus, Polres Nagan Raya, Selasa (10/1) dini hari, kembali menangkap seorang pria, diduga anggota komplotan perampok bersenjata api yang beraksi di kawasan tambang emas di Gampong Krueng Cut, Kecamatan Beutong. Pria bernama Ajis (41), ini tercatat sebagai warga Gampong Blang Masjid, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Penangkapan terhadap Ajis dilakukan berdasarkan penyelidikan. Ajis ikut serta dalam aksi perampokan terhadap tauke emas bernama Fadli, tanggal 5 Oktober 2016 lalu. Para pelaku menggondol 148 gram emas murni hasil galian seharga Rp 70 juta.(riz) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id