Saham Aceh Masih Kosong, DPRA Jumpai Manajemen PAG | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Saham Aceh Masih Kosong, DPRA Jumpai Manajemen PAG

Foto Saham Aceh Masih Kosong, DPRA Jumpai Manajemen PAG

LHOKSEUMAWE – Komisi III DPR Aceh, Kamis (3/3) kemarin menjumpai manajemen PT Perta Arun Gas (PAG) untuk mempertanyakan belum adanya penyertaan saham Pemerintah Aceh pada anak perusahaan Pertamina tersebut.

Kunjungan itu dilakukan juga karena belum adanya informasi lengkap yang dimiliki DPRA tentang PAG yang beroperasi sejak 1 Oktober 2015 sampai sekarang.

Komisi III DPR Aceh yang datang ke PAG kemarin terdiri atas Jainuddin SE, Sulaiman SE, Kautsar SHI, Drs Asib Amin, Murdani Yusuf SE, Ibramsyah, Dr Hj Mariati, dan Ir Liswani. Mereka diterima Management Plant PAG, Teuku Zubir dan Amiruddin AM.

“Dalam pertemuan tersebut kita pertanyakan mengenai saham Aceh yang sampai sekarang belum ada atau masih kosong. Kemudian, kita bicarakan juga soal pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke depannya,” kata Kautsar SHI kepada Serambi.

Dalam pertemuan itu, lanjut Kautsar, Komisi III DPRA juga mempertanyakan posisi Pemerintah Aceh yang belum menyertakan 30 persen saham di PAG. Namun, DPRA belum mendapatkan jawabannya, karena Presiden Direktur PAG, Teuku Khaidir, sedang berada di Jakarta.

“Oleh karena itu, dalam waktu dekat kita akan ke Jakarta bertemu Teuku Khaidir untuk mendapatkan informasi yang balance,” ujarnya. Komisi III DPRA, lanjut Kautsar, akan terus mendesak Pemerintah Aceh agar segera ikut serta dalam kepemilikan saham di PAG sebagai alternatif penerimaan pendapatan Aceh menghadapi makin kecilnya jumlah Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh menjelang 2027.

Kepemilikan saham di PAG, kata Kautsar, juga menjadi penentu dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Lhokseumawe.

Selain itu, kata Kautsar, mereka juga mempertanyakan tentang pengelolaan dana CSR, mengingat dalam undang-undang minimal 1-2% laba bersih perusahaan harus disumbangkan untuk pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. “Harapan kita PAG akan mampu melahirkan sektor industri energi turunan lainnya,” ujar politikus Partai Aceh itu. (jaf) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id