Tim SAR Pijay Jelajahi Laut Meureudu Mencari Sesosok Mayat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim SAR Pijay Jelajahi Laut Meureudu Mencari Sesosok Mayat

Tim SAR Pijay Jelajahi Laut Meureudu Mencari Sesosok Mayat
Foto Tim SAR Pijay Jelajahi Laut Meureudu Mencari Sesosok Mayat

URI.co.id, MEUREUDU – Tim SAR Pidie Jaya berjumlah 10 orang didampingi dua anggota TNI-AL Pos Meureudu, Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 10.00 WIB menjelajahi laut lepas di perairan Meureudu untuk mencari mayat seorang pria yang hingga kini sama sekali belum diketahui identitasnya.

Hingga pukul 18.00 WIB, mayat yang dicari belum juga ditemukan dan akhirnya tim SAR terpaksa kembali ke daratan.

Dijadwalkan, Jumat (10/2/2017) besok, Tim SAR Pijay bersama TNI-AL kembali melakukan pencarian.

Diduga, mayat tersebut bernama M Wali (35), warga Blang Karieng, Kecamatan Nisam Aceh Utara yang tenggelam di laut Bangka Jaya, Kecamatan  Dewantara (Krueng Geukueh), Minggu (5/2/2017) sekitar pukul 08.00 WIB saat sedang memancing, sebagaimana diberitakan Serambi, Kamis (9/2/2017).

Dan Pos TNI-AL Meureudu, Pijay, Pelda Joko Saputro, kepada URI.co.id mengatakan, Tim SAR Pijay bergegas ke laut lepas untuk melakukan pencarian sekitar pukul 08.00 WIB setelah mendapat informasi dari seorang nelayan Gampong Rhieng Blang Kecamatan, Meureudu.

Nelayan yang bernama Fikri (25), bahwa di laut lepas terlihat sesosok mayat mengapung.

Karena Fikri hanya sendirian di laut, maka mayat yang sempat dilihat mengapung itu tidak berani mengangkat ke dalam boat. Lagi pula mungkin tak sanggup sendirian. Akhirnya, Fikri pun urung mencari ikan dan memutuskan untuk pulang.

Atas dasar laporan itulah, lanjut Joko, Tim SAR langsung bergerak menuju laut lepas, setelah sebelumnya berkorrdinasi dengan Tim SAR Bireuen yang kemudian dilaporkan ke Pos TNI-AL Meureudu, papar Joko Saputro.

Ditambahkan Joko, mayat dimaksud terlihat oleh Fikri sedang mengapung sekira berjarak 25 mil dari daratan. Jasad tersebut mengenakan celana merek Lee. (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id