Gelar Pertemuan dengan Calon Petahana, Datok dan Mukim di Tamiang Dilapor ke Panwas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gelar Pertemuan dengan Calon Petahana, Datok dan Mukim di Tamiang Dilapor ke Panwas

Gelar Pertemuan dengan Calon Petahana, Datok dan Mukim di Tamiang Dilapor ke Panwas
Foto Gelar Pertemuan dengan Calon Petahana, Datok dan Mukim di Tamiang Dilapor ke Panwas

URI.co.id, KUALASIMPANG – Tim relawan pemenangan nomor urut satu kandidat Bupati Ir Rusman dan Wakil Bupati Muhammad Ichsan (RI) melaporkan lima datok penghulu dan satu Mukim ke Panwaslih Aceh Tamiang, Kamis (9/2/2017).

Mereka ditangkap KPA Sagoe Kecamatan Seruway di Seruway saat melarikan diri ketika Tim RI dan KPA serta Rakan Mualem Aceh Tamiang “menggerebek” pertemuan para datok dengan calon petahana di Mes PT Mapoli Raya, Perapen kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kelima Datok Penghulu (Kades) masing-masing Datok Sukajadi, Suripto, Datok Benua Raja, Idrus Ike, Datok Paya Bedi, Abdul Manaf, Datok Desa Landuh, Wan Aulia, Datok Kampong Durian, Makmur, dan Mukim Imam Balai, Kali Mawan.

Laporan ke Panwas Aceh Tamiang dilaporkan Ketua Tim RI Burhanuddin yang d dampingi Sekjen KPPA, Sekretaris relawan RI, Hendra Vramenia dan Sekretaris Pemenangan Tim Paslon nomor tiga Mursil SH/ T Insyafuddin, Ansyari Asnawi dan Imran.

Laporan diterima Divisi SDM dan Organisasi Panwas Rusli dan Devisi Humas sosialisasi, Indra Kurniawan dengan nomor 01/TM/II/2017.

Dalam konferensi pers, Rusli didampingi Indra menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan tim paslon 1 terkait ditangkapanya lima datok dan satu mukim oleh tim RI yang diduga melakukan pertemuan dengan paslon incumben.

Dan pihaknya semlam juga langsung ke Polsek Seruway tempat lima Datok dan mantan Datok yang juga salah seorang Mukim yang dimankan untuk memintai ketarangan awal.

Pihaknya segera menindak lanjuti kasus ini untuk memeinta klarifikasi nama-nama yang dilaporkan, saksi dan bukti baru setelah itu di gelar pleno apakah setelah berdasarkan kajian kasus ini pelanggaran adminitrasi atau pidana, jika pidana maka akan dilimpahkan ke Gakumdu.

Dari keterangan datok semalam, mereka memang diundang secara lisan dalam pertemuan tersebut dan diakui ada pertemuan oleh para datok yang juga ikut hadir di dalamnya kandidat incumben dan wakilnya.

“Panwaslu terbuka dalam menangani kasu ini dan warga boleh mengawal kasus ini dan tidak ada yang kami tutupi dan percayakan kepada kami menangani kasu ini,” ujarnya. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id