Bisnis Pohon Tin Mulai Merambah Kota Lhokseumawe | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bisnis Pohon Tin Mulai Merambah Kota Lhokseumawe

Bisnis Pohon Tin Mulai Merambah Kota Lhokseumawe
Foto Bisnis Pohon Tin Mulai Merambah Kota Lhokseumawe

URI.co.id, LHOKSEUMAWE –  Teuku Safran (38) warga asal Desa Keude Aceh, Dusun Aron, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, tidak butuh waktu lama untuk dapat merasakan hasil bisnis budidaya pohon tin yang mulai dalam setahun ini dengan penghasilan rata-rata Rp 1-2 juta per minggu.

Hasil budidaya pohon tin miliknya itu mulai merambah di Aceh pasar di Langsa, Bireuen, Banda Aceh, bahkan Medan, sementara mayoritas pembeli banyak dari Kota Lhokseumawe.

Dia sudah mulai tau sejak tigah tahun lalu bahwa pohon tin sudah hidup di Indonesia dan bisa berbuah. Awalnya dia mencoba menanam 4 batang jenis pokok tin, yaitu jenis Green Jordan, Brown Turki dan jenis pohon tin lainnya.

Untuk memasarkan bisnisnya itu saat ini dia sering membroadcast melalui BBM atau Medsos.

“Untuk pasaran belum lama, kira-kira baru awal tahun ini, sebab ada warga banyak belum tahu kasiat pohon dan buah tin. Mungkin setelah membaca di internet kemudian mulai ada yang pesan, beber T Safran, kepada URI.co.id, Rabu (8/2/2017).

Saat ini dia mulai menggalakkan bermacam jenis pohon tin di belakang rumah miliknya dengan harganya mulai dari Rp 100 ribu – Rp 250 ribu rupiah per bibitnya tergantung jenis kualitas bibit pohon tinnya.

Kasiat pohon dan buah tin ini sangat banyak manfaatnya, bisa untuk menurunkan kadar trigliserida, memperlancar ASI, melancarkan buang air kecil untuk penderita kencing batu, menurunkan obesitas, bermanfaat untuk gangguan kardiovaskular, terapi penderita asam urat, dan terapi bagi penderita diabetes.

“Produk ini cukup bermanfaat bagi kesehatan tubuh, karena sudah diterangkan dalam Al Quran dan hadist Nabi,” jelasnya.

Dalam mengembangkan usaha budidaya pohon tin tersebut dia berharap masyarakat lain juga bisa membudidayakan pohon ini, untuk kesehatan.  (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id