RAPBA untuk Perjalanan Dinas Harus Dipangkas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

RAPBA untuk Perjalanan Dinas Harus Dipangkas

RAPBA untuk Perjalanan Dinas Harus Dipangkas
Foto RAPBA untuk Perjalanan Dinas Harus Dipangkas

* Koreksi atas Persetujuan Fraksi Rp 300 M Lebih

BANDA ACEH – Tim Evaluasi APBD Kemendagri terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (RAPBA) 2017 meminta Gubernur Aceh dan DPRA memangkas pagu anggaran belanja biaya perjalanan dinas Pemerintah Aceh yang mencapai Rp 300 miliar lebih hingga tersisa pada batas wajar atau rasional.

Kepala Bappeda Aceh Azhari Hasan mengatakan itu salah satu poin hasil evaluasi Tim Kemendagri terhadap RAPBA 2017 senilai Rp 14,765 triliun yang telah disetujui fraksi-faksi DPRA dalam sidang paripurna, 30 Januari 2017 untuk disahkan menjadi Qanun APBA 2017.

“Setelah dilakukan penghitungan ulang kembali, pagu perjalanan dinas tahun 2017 ini dalam RAPBA meningkat 38 persen. Tahun lalu pagunya mencapai Rp 220 miliar lebih. Tahun ini di atas Rp 300 miliar,” kata Azhari Hasan di ruang kerjanya kepada Serambi, Senin (6/2).

Selain pos anggaran perjalanan dinas itu, kata Azhari juga banyak pos anggaran lainnya yang dikoreksi Tim Kemendagri hingga batas wajar dan efisien, misalnya untuk pengadaan ATK, foto copy, dan sewa gedung.

Azhari menyebutkan melonjaknya usulan plot anggaran untuk perjalanan dinas Pemerintah Aceh, pengadaan ATK, foto copy, dan sewa gedung pada 2017, salah salah satu faktornya karena Aceh jadi tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) 2017, 6-11 Mei 2017. Hal ini, kata Azhari sesuai pengakuan Kepala SKPA dalam rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dipimpin Sekda Aceh Dermawan selaku Ketua TAPA di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu (5/2).

Menurut Azhari kebutuhan dana itu, antara lain sebelum pelaksanaan Penas KTNA, sejumlah dinas akan berkonsultasi dengan kementerian terkait di Jakarta. “Tapi kalau usulannya sudah terlalau besar, maka TAPA juga perlu mengingatkan dan menyikapi hasil koreksi Mendagri tersebut,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua III DPRA Dalimi mengatakan setelah evaluasi RAPBA 2017 oleh Mendagri, Banggar DPRA, dan TAPA, akan melakukan pertemuan kembali untuk menyikapi koreksi Mendagri. Jadwalnya pada hari ini, Selasa (7/2) dan keesokannya akan dilakukan penutupan sidang paripurna RAPBA 2017.

“Banggar DPRA setuju saja, jika pengurangan anggaran pada satu pos anggaran perjalanan dinas dan lainnya untuk ditambah ke pos anggaran lainnya yang masih kurang dan sifatnya lebih penting. Karena tujuannya untuk perimbangan penggunaan anggaran bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Aceh,” ujar Dalimi. (her) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id