Jepang Siap Bangun Terowongan Geurutee | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jepang Siap Bangun Terowongan Geurutee

  • Reporter:
  • Sabtu, Juli 30, 2016
Foto Jepang Siap Bangun Terowongan Geurutee

JAKARTA – Pemerintah Jepang melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan Internasional Corporations Agency (JICA) bersedia membiayai pembangunan TerowonganGeurutee.

Senior Representative Indonesia Office JICA, Harada Teysuya, menyampaikan hal ini saat menerima Tim Pembangunan TerowonganGeurutee yang terdiri atas Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Aceh, Rizal Aswandi dan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda), Aceh, Ir Iskandar MSc, di Jakarta, Kamis (28/7) siang.

Dalam pertemuan itu, Harada Teysuya didampingi Representative Indonesia JICA, Endo Kei dan advisor JICA, Ishigaki Shigeki. “Apabila kami memang dibutuhkan untuk pembangunan TerowonganGeurutee, kami siap,” kata Harada.

Kepala Dinas Bina Marga Aceh, Rizal Aswandi, optimis proyek TerowonganGeurutee akan cepat selesai, jika Pemerintah Jepang ikut ambil bagian. “Pasti TerowonganGeurutee cepat terwujud dengan kehadiran JICA. Karena itu kita menemui mereka,” kata Rizal Aswandi.

Kerja sama JICA dengan Aceh sudah lama. Salah satu proyek prestisius yang dikerjakan JICA adalah pembangunan jalan lintas tengah Aceh yang menghubungkan Kebayakan-Simpang Kraft Aceh Tengah-Belangkejeren, yang terangkum dalam “Aceh Reconstruction Project.”

Sebelumnya pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascatsunami, Pemerintah Jepang melalui JICA juga membangun infrastruktur. “Kita mau pekerjaan Aceh Reconstruction Project dilanjutkan dengan pembangunan TerowonganGeurutee,” lanjut Rizal.

Rizal menambahkan pihaknya bersama Tim Pembangunan TerowonganGeurutee akan membicarakan keikutsertaan JICA dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Kami akan laporkan soal ini. Kita harapkan Pemerintah Pusat setuju kehadiran JICA dalam proyek TerowonganGeurutee,” ujarnya.

Kepala Bapedalda Aceh Ir Iskandar menambahkan Pemerintah Aceh sangat serius mewujudkan TerowonganGeurutee untuk kelancaran jalur barat selatan Aceh.

Untuk kepentingan analisa mengenai dampak lingkungan atau amdal, Pemerintah Aceh sudah mengalokasikan anggaran Rp 1,1 miliar. Bapedalda sedang memproses Amdal proyek strategis itu.

Pada hari yang sama, Tim Pembangunan TerowonganGeurutee juga menemui anggota Komisi V DPR RI, Salim Fakhry di Gedung  Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rizal Aswandi dan Ir Iskandar mengharapkan dukungan Komisi V demi kelancaran proyek terowingan itu. Menanggapi hal ini, Anggota Fraksi Partai Golkar ini menyatakan siap membantu dan mendorong terwujudnya pembangunan terowongan  tersebut dengan cara mengawal d Komisi V. Pada kesempatan itu, Ir Iskandar menyerahkan dokumen pembangunan TerowonganGeurutee. (fik) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id