7 Kasus Korupsi Masih Penyelidikan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

7 Kasus Korupsi Masih Penyelidikan

Foto 7 Kasus Korupsi Masih Penyelidikan

BANDA ACEH – Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh, Teuku Rahmatsyah SH MH mengungkapkan hingga saat ini terdapat sepuluh kasus korupsi lama yang masih tertunggak atau masih tahap penyelidikan. Dia berjanji akan menuntaskan sejumlah perkara tersebut dalam tahun ini.

“Dominannya tunggakkan ini karena minimnya alat bukti dan kasusnya sudah lama sekali. Ada dari tahun 2006, 2007, 2008, mencari buktinya itu agak sulit. Kemudian keterkaitan dengan instansi lain yang kita gandeng seperti auditor masih ragu-ragu masih kurangnya data,” katanya usai Pers Ghatering HUT Hari Bhakti Adhyaksa ke 56 di Kantor Kejati Aceh, Kamis (21/7).

Faktor lain, tambahnya, disebabkan oleh seringnya dilakukan mutasi sehingga berpengaruh pada penangganan dan pengembangan perkara. Untuk mengatasi hal itu, Rahmatsyah mengatakan akan melakukan sistem jemput bola dalam menyelesaikan tunggakan kasus tersebut.

“Saya selaku Aspidsus tidak menunggu tapi datang jemput bola. Apakah itu di kabupaten kota kita datang. Karena amanat Pak Jaksa Agung tahun ini harus zero tunggakan. Insyallah mudah-mudah bisa teratasi,” ujar mantan Kajari Aceh Utara ini yang baru menjabat Aspidsus Kejati Aceh.

Sebelumnya, Kajati Aceh bersama pada asisten menyampaikan rekapitulasi kinerja Kejati Aceh periode Januari-Juni 2016. Selama enam bulan lalu, Kejati sudah menangani 74 perkara korupsi mulai tahap penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan. Sementara kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebanyak Rp 2,8 miliar lebih.

Sedangkan jumlah pidana umum sebanyak 1.050 perkara yang terdiri atas narkotika 761 perkara, perlindungan anak 131 perkara, maisir 76 perkara, laka lantas 42 perkara, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 40 perkara.(mas) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id