21 Calon Komisioner KKR Ikuti Fit & Proper Test | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

21 Calon Komisioner KKR Ikuti Fit & Proper Test

Foto 21 Calon Komisioner KKR Ikuti Fit & Proper Test

BANDA ACEH – Sebanyak 21 calon komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), di Ruang Rapat Komisi I DPR Aceh, Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (18-19 Juli 2016). Anggota komisi I yang bertindak sebagai penguji terdiri atas 10 orang dari 7 fraksi.

Anggota Komisi I DPRA, Bardan Sahidi kepada Serambi kemarin mengatakan, fit and proper test merupakan tahapan terakhir dari seluruh rangkaian tes calon komisioner KKR. “Tahapan pendaftaran, tes tulis, wawancara, psikologis, kesehatan, dan tes baca Alquran sudah dilakukan tim pansel. Sedangkan fit&proper test merupakan tugas komisi 1 DPRA yang merupakan tahapan terakhir,” kata dia.

Bardan menyebutkan, dari 21 calon komisioner tersebut selanjutnya akan dipilih 7 orang untuk menjadi komisioner KKR, yang dilantik langsung oleh gubernur Aceh. “Melihat CV dan track record para calon komisioner, seleksi ini terasa sangat kompetitif. Kami harus memilih yang berintegritas, sebab ekspektasi publik sangat besar kepada DPRA,” jelasnya sembari menambahkan pengumuman komisioner KKR terpilih disampaikan ke publik melalui surat kabar.

Dia katakan, ke-21 peserta berasal dari background yang berbeda seperti praktisi, akademisi, aktivis, penggiat dan pemerhati HAM di Aceh, dari masa konflik Aceh hingga sekarang. Sedangkan materi fit&proper test yang diujikan meliputi tiga hal yaitu integritas dan komitmen calon, pemahaman mengenai UUPA, dan wawasan tentang HAM.

Menurut Bardan, DPRA juga akan menentukan posisi ketua dan wakil ketua komisioner KKR, berdasarkan nilai tes dan track record calon. “Kami akan memilih 7 orang dan menentukan jabatannya di KKR. Selain itu keterwakilan perempuan 30% di KKR juga kami perhatikan. Jumlah perempuan yang dipilih sekitar 2-3 orang,” ujarnya.

Dia tambahkan, KKR adalah sebuah lembaga permanen di Aceh yang merupakan amanat UUPA. KKR akan berkedudukan di Aceh, yang anggarannya akan ditentukan oleh pusat. “Dalam dokumen APBA belum termaktub anggaran untuk KKR. Oleh karena itu, terkait penganggarannya nanti sepenuhnya diatur oleh pusat,” jelas Bardan.

Adapun nama-nama peserta fit&proper test yaitu Afrizal Darmi, As’adi M Ali, Fajran Zain, Faurizal, Fuadi, Linda Winarni, Muhammad Ramadhan, Putri Lestari, Rahmat, Ratna Dewi, Rizal Saputra, Syafridah, Zulchaidir Ardiwijaya, Ainal Mardiah, Cut Rusna, Evi Narti Zein, H Hamdan Nurdin, Herman Abubakar, Emi Dasmayanti, Masthur Yahya, dan Nurjubah.(fit) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id