Terminal Terpadu di Pijay Telantar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Terminal Terpadu di Pijay Telantar

Foto Terminal Terpadu di Pijay Telantar

MEUREUDU – Terminal Terpadu Tipe B di Gampong Bie, Kecamatan Meurah Dua, sejak dibangun empat tahun lalu hingga kini belum juga difungsikan. Sehingga beberapa konstruksinya mulai rusak karena diterlantarkan, tanpa ada pembangunan lanjutan yang dilakukan tahun 2016 ini.

“Pembangunan kompleks terminal ini menguras dana Rp 25,8 miliar dari sumber APBN, APBA, dan dana Otsus. Namun hingga kini belum juga memberi manfaat kepada rakyat,” ujar T Musliadi, jubir Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Pidie/Pijay, Senin (18/7).

Rinciannya, pembangunan terminal dimulai tahun 2010 dengan dana Otonomi Khusus (otsus) Rp 8,5 miliar untuk item pembebasan lahan seluas 5 hektare dengan nilai Rp 5 miliar, pembangunan gedung induk serta saluran Rp 3,5 miliar.

Berikutnya, tahun 2011 dikucurkan dana Rp 2,4 miliar untuk pembangunan tempat pengujian (kir) kendaraan. Tahun 2012 dilanjutkan dengan dana Rp 9,9 miliar untuk pengecoran tiang dan lantai senilai Rp 9,5 miliar, dan pembangunan terminal mobil barang (mobar) Rp 450 juta.

Tahun anggaran 2013 dialokasikan lagi dana Rp 5 miliar untuk membangun fasilitas mesin penguji kendaraan, padahal sarana ini sudah dilakukan sebelumnya. “Pemkab Pijay, berjanji terminal itu akan diresmikan pertengahan tahun 2013 lalu. Kemudian diundur pada April 2014. Hingga pertengahan tahun 2016 ini, kompleks terminal itu belum juga difungsikan, ungkapnya.

Kepala Dishubparkominfo Pijay, M Nasir SPd, Senin (18/7) mengatakan, wewenang operasional atas terminal terpadu Pijay yang bertipe B ini, dikelola oleh Dishub Aceh. “Operasional terminal ini sudah dialihkan ke Pemerintah Provinsi Aceh, sehingga pihak kabupaten tidak memiliki kewenangan untuk mencampirinya,” jelas M Nasir.

Namun dari koordinasi pihaknya dengan dinas terkait di Pemprov Aceh. Operasional terminal ini dijanjikan berjalan pada tahun 2017 mendatang, disusul dengan pembangunan pagar keliling terminal yang tahun ini belum dikerjakan.(c43) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id