Idul Fitri di Negeri Sakura | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Idul Fitri di Negeri Sakura

  • Reporter:
  • Selasa, Juli 12, 2016
Idul Fitri di Negeri Sakura
Foto Idul Fitri di Negeri Sakura

OLEH SAID ACHMAD KABIRU RAFIIE, Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Perwakilan Indonesia dalam Forum International Pemimpin Muda ASEAN-Jepang IATSS 2016, melaporkan dari Jepang

SEBULAN penuh puasa Ramadhan kami jalani di Negeri Sakura, Jepang, bertepatan dengan pelatihan kepemimpinan bersama pemuda dari ASEAN dan Jepang yang kami ikuti, diselenggarakan oleh IATSS Forum.

Lebaran kali ini terasa sangat berbeda, karena jauh dari keluarga di kampung halaman. Namun demikian, kami berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga muslim di Kota Mie. Ini pengalaman pertama bagi kami merayakan Idul Fitri di Negeri Matahari Terbit.

Kami ditemani oleh Koordionator IATSS Forum, Ms Masumi Saka mengunjungi Masjid Jamik Mie di Kota Mie. Kota Mie merupakan ibu kota dari Central Jepang. Provinsi di Jepang disebut prefecture. Tepat pukul 09.30 waktu Mie Prefecture, imam Masjid Mie memulai shalat Idul Fitri. Bagi Masumi ini merupakan pengalaman pertama kali untuk melihat langsung pelaksanaan shalat Idul Fitri. Walaupun sudah 15 tahun lebih menjadi Koordinator IATSS Forum Kepemimpinan Pemuda ASEAN-Jepang, dia belum pernah mendapat kesempatan mengunjungi masjid dan melihat langsung umat muslim merayakan hari kemenangan dengan melaksanakan shalat Idul Fitri.

Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan Islam kepada masyarakat Jepang, terutama tentang makna Idul Fitri dan makna puasa Ramadhan. Masumi sangat senang ketika melihat warga muslim di Kota Mie berkumpul dan bersama-sama melaksanakan shalat Id di dalam masjid secara khusyuk dan khidmat dimulai dengan ucapan takbir. Sekitar 300 umat muslim Kota Mie laki-laki dan perempuan berkumpul dari berbagai negara seperti Arab, India, Pakistan, dan tentu saja Indonesia dan Malaysia. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa dan para pekerja.

Dalam pelaksanaan shalat Id, Ms Masumi duduk di bilik wanita. Dan dia mendapati dua wanita Jepang yang baru saja memeluk Islam dan turut serta dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri. Setelah shalat selesai Masumi mendapat kesempatan mendengarkan khutbah Hari Raya Idul Fitri yang menjelaskan akan makna Idul Fitri sebagai hari bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu. Idul Fitri bermakna terlahir kembali secara spirit seperti kertas putih yang bersih dari noda dan dosa. Di akhir khutbah, imam Masjid Mie juga menjelaskan bahwa Islam merupakan agama yang damai dan toleran. Islam melarang keras pertumpahan darah dan membunuh orang yang tidak berdosa. Tindakan teroris yang membunuh masyarakat tidak berdosa bukanlah tindakan yang benar dalam Islam. Kami berharap Ms Masumi mendapat pemahaman mengenai Islam yang rahmatan lil ‘alamin menentang teror dan pertumpahan darah.

Lebaran di Masjid Mie juga sangat menarik karena sangat berbeda dengan di Indoensia dan di Aceh. Setelah selesai khutbah, panitia menyediakan makan bersama. Kalau di Indonesia bisanya setelah selesai shalat Idul Fitri semua jamaah pulang ke rumah masing-masing. Pada hari Lebaran di Jepang, kami dan Ms Masumi beserta perwakilan dari Malaysia mendapat kesempatan menikmati makan bersama Masumi sangat menikmati makanan kari Pakistan walaupun terasa sedikit pedas bagi lidah orang Jepang. Namun, keakraban yang ditunjukan oleh muslimah di Kota Mie membuat dia betah hingga kami mengabadikannya dalam foto bersama di hadapan Masjid Kota Mie.

Allahu Akbar, semoga Islam dapat mendapat tempat di hati masyarakat Jepang yang terkenal bekerja keras dan disiplin. Semakin banyak masyarakat Jepang yang belajar tentang Islam, sehingga timbul saling toleransi dan saling pengertian. Kami ucapkan semoga keluarga di Aceh dapat merayakan Idul Fitri 1437 H dengan suka cita. Ied mubarak. Salam kami dari Negeri Matahari Terbit.

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email [email protected] (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id