Peserta 100 Tenda Danau Lut Tawar Membludak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Peserta 100 Tenda Danau Lut Tawar Membludak

Foto Peserta 100 Tenda Danau Lut Tawar Membludak

TAKENGON – Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan 100 tenda se Nusantara yang diselenggarakan di sepadan Danau Lut Tawar, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (9/7) malam membludak. Tercatat, sebanyak 450 peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan ada juga dari negeri jiran Malaysia ikut ambil bagian bermalam di tepi Danau Lut Tawar, Takengon.

Para peserta tidak hanya dari seluruh kabupaten dan kota di Aceh, ada juga peserta yang berasal dari Sumatera Utara, pulau Jawa, hingga Malaysia. “Jumlah yang mendaftar diluar target, sementara panitia hanya memperkirakan100 tenda, tapi jumlah peserta mencapai 450 orang. Jadi diantara peserta ada yang bawa tenda sendiri,” Ketua Panitia 100 tenda, Sani Tarigan, Sabtu (9/7).

Ia mengungkapkan, sejumlah peserta tersebut jauh-jauh hari sudah mendaftarkan diri untuk even tersebut. Menurut Sani, besarnya animo peserta, membuat pihaknya berfikir untuk merencanakan even serupa namun dengan jangkauan lebih luas. “Mungkin tahun depan akan kita jadikan 1.000 tenda dengan jangkauan tidak lagi Nusantara tapi Dunia,” ujarnya penuh semangat.

Sebelum menuju lokasi berkemah, para peserta 100 Tenda Se-Nusantara dijamu oleh Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM di pendopo setempat. “Kalau sudah berkemah dsi tepian Danau Laut Tawar, jangan lewatkan beberapa titik lokasi wisata alam disekelilingnya,” kata Nasaruddin di sela-sela temu ramah dengan para peserta 100 tenda se Nusantara.

Dia merincikan, sekeliling Danau Lut Tawar, banyak titik wisata yang bisa dikunjungi. Ada wisata alam seperti air terjun Mengaya dan beberapa pantai, wisata olahraga dan wisata legenda. “Ada beberapa even di seputar danau seperti, dayung, selam, renang, sepeda gunung dan hiking. Untuk wisata legenda, ada Gua Putri Pukes dan Goa Loyang Koro. Juga ada wisata kuliner di Kampung One-One,” ungkapnya.

Tak berhenti cerita soal Danau Laut Tawar, Pak Nas panggilan akrab bupati Aceh Tengah ini, juga menyambung promosinya dengan produk andalan kopi arabika gayo. Menurutnya tidak sah datang ke Takengon bila tidak menyeruput kopi arabika. “Seruput kopinya dan jangan lupa juga beli beberapa kemasan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di daerah masing-masing,” pungkasnya.(my) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id