Protes Konser, Massa Mengamuk | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Protes Konser, Massa Mengamuk

  • Reporter:
  • Senin, Juli 4, 2016
Protes Konser, Massa Mengamuk
Foto Protes Konser, Massa Mengamuk

* Cita Citata Urung Datang ke Nagan

SUKA MAKMUE – Sekelompok massa yang terdiri atas pemuda dan anak baru gede (ABG) mengamuk di Nagan Raya, Senin (4/7) menjelang pukul 00.45 WIB. Mereka mencopot dan membakar sejumlah atribut konser sebagai bentuk protes terhadap rencana konser artis dangdut Cita Citata yang akan digelar Selasa (12/7) mendatang di Lapangan Bolakaki Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi kemarin, sebelum mengamuk dan bakar-bakar, massa lebih dulu mencopoti spanduk, poster, dan stiker sebagai atribut promosi konser yang terpasang di sepanjang lintasan Meulaboh-Jeuram, kawasan Simpang Peuet, Kuala.

Massa yang tak diketahui asalnya itu berkonvoi menggunakan sepeda motor sambil meneriakkan yel-yel. Intinya, mereka menolak konser artis nasional yang terkenal dengan lagu “Aku Mah Apa Atuh” dan “Sakitnya Tuh di Sini” itu digelar di Nagan Raya seusai Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Konvoi itu disebut-sebut digagas oleh sebuah organisasi berlatar belakang agama. Namun, pihak kepolisian setempat memastikan bahwa konvoi tersebut tak berizin.

Sambil tetap berkonvoi, sebagian besar massa yang terlihat emosi mendatangi sekretariat panitia konser di Kompleks Stadion Simpang Peuet, Kuala. Sesampai di tempat itu mereka merobek dan mencopot baliho, spanduk, dan stiker sebagai atribut promosi konser.

Massa yang terlihat beringas langsung membakar atribut tersebut disertai teriakan sumpah serapah dan tak mengizinkan konser musik dangdut digelar di wilayah ini.

Mereka juga mengancam akan bertindak lebih tegas lagi dengan mengerahkan massa dalam jumlah besar apabila panitia tetap nekat menggelar konser pada Selasa pekan depan.

Sebelum membakar atribut konser, massa lebih dulu mendatangi sebuah rumah milik panitia konser yang berlokasi di kawasan Gampong Blang Teungoh, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Di lokasi ini, massa menemukan sebuah mobil yang di bodinya terpasang atribut konser Cita Citata. Namun, di rumah panitia konser tersebut massa tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk terhadap mobil berstiker tersebut.

Meski sebelumnya terlihat emosi, namun setelah didatangi petugas kepolisian dari Mapolsek Kuala yang dipimpin Kapolsek Kuala, Iptu Tri Andi Dharma, massa yang sebelumnya garang terlihat lebih dingin dan tak banyak berkutik.

Setelah ditegaskan polisi bahwa aksi pembakaran dan anarkisme yang dilakukan massa tersebut melanggar hukum, demikian pula konvoi yang mereka lakukan melanggar aturan karena tak ada izin resmi, massa pun mengaku khilaf. Setelah diberikan peringatan, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi MH melalui Kapolsek Iptu Tri Andi Dharma SSos yang ditanyai Serambi mengatakan, aksi massa itu berlangsung spontan, karena massa menolak digelar konser Cita Citata di Nagan seusai Lebaran ini. “Kami hanya memberikan mereka teguran, karena tindakan yang dilakukan itu melanggar hukum,” kata Andi.

Ia juga memastikan, dalam aksi amuk massa itu tidak terdapat korban jiwa di kalangan masyarakat, kecuali hanya atribut konser milik panitia penyelenggara yang dibakar massa, seperti spanduk, baliho, dan stiker prakonser.

Iptu Tri Andi Dharma juga menegaskan bahwa karena konser itu dipastikan batal, maka artis Cita Citata urung datang ke Nagan seusai Lebaran nanti. (edi) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id