Pleno KIP Aceh Besar Deadlock, Ketua Putuskan Bawa Hasil ke KPU 

oleh

Uri.co.id, BANDA ACEH – Setelah sempat ricuh dan berlarut-larut, pleno penghitungan dan rekapitulasi suara DPRK akhirnya kembali digelar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar, di Jantho Sport Centre (JSC), Kota Jantho, Jumat (17/5/2019).

Namun sayangnya, pleno tersebut deadlock. A

Anehnya, meski deadlock, namun Ketua KIP Aceh Besar, Cut Agus Fatahillah, memutuskan membawa hasil pleno itu ke KPU Pusat.

Padahal pleno rekapitulasi itu belum tuntas dilaksanakan.

Sebelumnya, KPU memang telah menginstruksikan KIP Aceh Besar untuk menuntaskan rekapitulasi DPRK.

Informasi yang dihimpun Uri.co.id, dari berbagai sumber di  Kota Jantho, pleno KIP dibuka oleh Ketua KIP Aceh Besar, Cut Agus Fatahillah, sekitar pukul 9.00 WIB. 

Di awal pleno sempat terjadi perdebatan alot antara saksi beberapa partai, di antaranya PA dan PNA, yang mempertanyakan Keputusan Bawaslu Aceh Besar Nomor 002/LP/PL/ADM/KAB/01.08/VI/ 2019 yang mewajibkan KIP Aceh Besar serta PPK di 9 kecamatan untuk melakukan rekapitulasi ulang suara.

Setelah terjadi perdebatan, akhirnya KIP setuju untuk melakukan rekapitulasi ulang. KIP memerintahkan PPK kecamatan untuk segera melakukan rekapitulasi ulang langsung kemarin, sesuai dengan PKPU Nomor 9 tahun 2019. 

Setelah itu, KIP Aceh Besar kembali melanjutkan sidang pleno dimulai dari kecamatan Lembah Seulawah. Kali ini sidang dipimpin oleh salah seorang komisioner KIP Aceh Besar, Muhammad Hayat. 

Sidang pleno sempat ditunda karena shalat Jumat.

Setelah Jumat, sidang kembali dilanjutkan dengan agenda kecamatan Kutabaro dan Lhoong. 

Perdebatan sempat terjadi antara saksi Partai Aceh dan PNA dengan komisioner KIP perihal DPT yang tidak sama antara saksi partai dengan KIP hingga sidang dihentikan karena shalat Asar. 

Setelah shalat Asar, sekitar pukul 17.00 WIB, KIP kembali melanjutkan sidang.

Kali ini sidang langsung dipimpin oleh Ketua KIP, Cut Agus. 

Namun, saat membuka sidang, Cut Agus langsung menyatakan sidang pleno ditutup dan akan membawa hasil pleno ke KPU Jakarta. 

Menurut informasi yang dihimpun Uri.co.id, selesai mengetuk palu, Ketua KIP langsung keluar sidang tanpa mengindahkan interupsi dari para saksi partai. Sidang sempat ricuh karena tindakan ketua KIP tersebut. 

Ketua dan anggota Bawaslu Aceh Besar yang hadir di dalam sidang juga merasa heran dengan tindakan yang diambil oleh KIP Aceh Besar. 

Hingga berita ini diturunkan, Uri.co.id tak terhubung dengan Ketua KIP Aceh Besar, Agus Fatahillah.

Nomor yang sering digunakannnya tidak aktif saat dihubungi. (*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!