Massa Demo Kantor Panwaslih Lhokseumawe, Minta Capres/Cawapres 01 Didiskualifikasi

oleh

Massa Demo Kantor Panwaslih Lhokseumawe, Tolak Pemilu Curang dan Tuntut Capres-Cawapres 01 Didiskualifikasi

Uri.co.id, LHOKSEUMAWE – Massa yang menamakan diri Aliansi Penyelamat Suara Rakyat, Jumat (17/5/2109) berdemo ke Kantor Panwaslih Kota Lhokseumawe.

Aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian ini untuk meminta Panwaslih Lhokseumawe memberitahukan ke Banwaslu agar menindaklanjuti bila adanya kecurangan pada Pemilu, agar Pemilu tahun ini benar-benar berlangsung adil.

Massa juga meminta calon presiden dan calon wakil presiden yang terbukti berbuat curang harus didiskualifikasi.

Aksi dengan mengusung sejumlah spanduk berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB.

Mereka pun berorasi secara bergantian di halaman Kantor Panwaslih Lhokseumawe.

Sekitar pukul 16.00 WIB aksi ini pun diakhiri dengan doa bersama dan massa membubarkan diri secara tertib.

Penasehat Aliansi Penyelamat Suara Rakyat, Tgk Muslem At-Thahiri, dihadapkan awak media menyebutkan, aksi ini guna meminta Panwaslih Kota Lhokseumawe untuk menyampaikan kepada Bawaslu agar mendiskualifikasi pasangan Capres-Cawapres 01.

Karena versi tunduhan mereka (pendemo), sudah adanya kecurangan yang berlangsung sistematis dan terencana.

“Seperti adanya DPT siluman yang tidak pernah diselesaikan hingga hari pencoblosan, dan hal-hal lainnya. Karenanya kita minta agar bisa didiskualifikasi,” tegasnya.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!