Satuan Narkoba Polresta Tangkap 173 Tersangka Selama Lima Bulan, Ini Jumlah Kasus yang Ditangani

oleh

Satuan Narkoba Polresta Tangkap 173 Tersangka Selama Lima Bulan, Ini Jumlah Kasus yang Ditangani

 

 

Uri.co.id, BANDA ACEH – Medio 1 Januari sampai 15 Maret 2019, Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh, menangkap 173 tersangka narkoba, dari 117 kasus sabu-sabu dan ganja yang diungkap kurang dari lima bulan tersebut.

Jumlah kasus narkoba serta jumlah tersangka yang sangat fantastis itu menunjukkan Aceh dalam status darurat narkoba.

Karena, penggunaan narkoba ini bukan hanya menyasar para kalangan tertentu, tapi mulai merambah ke desa-desa dan orang-orang kecil, mulai petani sampai buruh bangunan. 

Fakta tersebut diungkapkan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Narkoba AKP Budi Nasuha Waruwu SH, kepada Uri.co.id, Kamis (16/5/2019).

Dirincikan, 173 tersangka narkoba jenis sabu dan ganja yang ditangani dari 117 kasus narkotika itu, sebanyak 108 itu merupakan kasus sabu-sabu serta 9 kasus lainnya, jenis ganja.

AKP Budi juga mengungkapkan dari 173 jumlah tersangka narkotika yang ditangkap personel opsnal Satuan Narkoba itu, sebagian sudah menjalani hukuman di Lapas Klas II A Banda Aceh yang berada di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, dan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar.

“Dari 173 tersangka selama lima bulan itu sebanyak 157 tersangka sabu-sabu dan 16 orang lainnya, merupakan tersangka yang terlibat kasus ganja. Sebagaian  besar dari para tersangka ini masih ditahan di Polresta sambil menunggu pelimpahan berkas ke Kejaksaan,” sebutnya.

Untuk barang bukti jenis sabu-sabu yang berhasil disita seberat 998,36 gram serta ganja seberat 82.024,5 gram atau 82 kilogram lebih itu telah dimusnahkan sehari sebelumnya di Polresta Banda Aceh.

“Dari banyaknya tersangka yang tertangkap dan terjerat dalam kasus narkoba, ini menjadi peringatan keras bagi kita semua. Untuk memutuskan mata rantai peredaran barang terlarang ini butuh kerja sama semua pihak, termasuk elemen masyarakat,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe ini.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!