Pasar Rakyat Beureunuen Banyak yang Tutup, Pedagang Pindah karena Sepi Pembeli

oleh

Pasar Rakyat Beureunuen Banyak yang Tutup, Pedagang Pindah karena Sepi Pembeli

Uri.co.id, SIGLI – Dari 21 toko di Pasar Rakyat Beureuenun, Pidie, hanya lima yang masih dihuni pedagang yang berjualan.

Selebihnya, 16 toko milik pemkab Pidie ini sudah ditutup. Para pedagang pindah ke lokasi lain karena sepi pembeli.

Pasar Rakyat Beureunuen tersebut terletak di pinggir Jalan Medan-Banda Aceh bersisian dengan jembatan berbelok ke arah Tiro.

Bangunan pasar itu didanai APBN 2015 senilai Rp 4,6 miliar.

Jumlahnya 21 pintu dengan ukuran bervariasi. Ada yang 3×3,5 meter persegi dan ada juga 3×2 meter persegi. Harga sewa toko Rp 8 juta/tahun.

Beberapa pedagang meminta supaya pemerintah meninjau kembali harga sewa yang dinilai terlalu tinggi. Sebab jumlah pembeli berbelanja ke pasar ini juga sangat sepi.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Pidie, Zulkifli ST mengatakan, harga sewa toko itu bukan dinas yang menetapkannya. Tapi ditetapkan dari qanun dibahas bersama di dewan.

Masyarakat yang berminat mengajukan kepada dinas melalui fahter pasar.

“Jika harga sewa tinggi kan masih ada masyarakat lain memanfaatkan pasar tersebut,” demikian Kadisperindagkop dan UKM Pidie, Zulkifli ST.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!