Pangdam: Anggota KKB di Aceh Timur bukan Eks Kombatan GAM, tapi Kelompok Jaringan Sabu-sabu

oleh

Uri.co.id, BANDA ACEH – Munculnya kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Aceh, khususnya di Aceh Timur beberapa waktu lalu telah meresahkan warga setempat.

Kehadiran kelompok tersebut tidak terlepas dari bisnis sabu-sabu yang dilakoni pihak kriminal tersebut.

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menegaskan bahwa munculnya anggota kriminal yang disebut sebagai anggota KKB itu tidak ada kaitan dengan eks kombatan tapi murni sebagai aksi kriminalitas.

Teguh menyatakan sudah berbicara dengan petinggi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk memastikan itu.

“Mereka (eks kombatan) tidak pernah melakukan perbuatan seperti ini. Yang ada sekarang adalah kasus terkait peredaran narkoba yang bersifat kriminal,” katanya.

Demikian disampaikan Pangdam Teguh menjawab wartawan pada acara konferensi pers terkait penyerahan 12 pucuk senjata bekas konflik jenis campuran yang diserahkan warga secara sukarela di rumah dinasnya, kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Rabu (15/5/2019).

“Tidak ada KKB segala macam, tidak ada di Aceh. Saya juga sudah bicara dengan rekan-rekan di kepolisian, yang banyak adalah (terkait) peredaran narkoba. Karena pengedar narkoba juga melindungi diri mereka dengan senjata seperti ini,” ujarnya. (*)
 
  ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!