Sejumlah Penganan Berbuka Puasa di Kualasimpang Mengandung Boraks

oleh

Sejumlah Penganan Berbuka Puasa di Kualasimpang Mengandung Boraks

 

 

Uri.co.id, KUALASIMPANG – Sejumlah penganan berbuka puasa yang dijajakan pedagang di Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang dinyatakan positif mengandung boraks.

Kandungan zat berbahaya ini terdeteksi setelah tim Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh bersama Pemkab Aceh Tamiang menguji sampel sejumlah penganan berbuka, Rabu (15/5/2019) petang.

Jenis makanan mengandung boraks yakni mi kuning, kerupuk tempe, kerupuk jangek, biji delima hingga air abu.

“Sampling dan pengujian dilakukan menggunakan rapid test kit. Hasilnya ditemukan kandungan boraks pada sejumlah makanan,” kata Kasi Inspeksi BBPOM di Banda Aceh, Suryani Fauzi SKM MSi mewakili Kepala BBPOM Banda Aceh, Zulkifli.

Suryani menjelaskan, pengujian sampel ini mereka lakukan dua kali, yakni pagi hari terhadap 24 sampel dan sore 43 sampel makanan.

“Pada  pagi dari 24 sampel yang diuji terdapat 10 sampel yang mengandung boraks. Kalau sore ini belum selesai semua diuji, tapi beberapa sudah dinyatakan positif boraks juga,” ucapnya.

Dijelaskannya lagi boraks merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh karena memicu kanker dan merusak organ tubuh.

Sidak ini sendiri melibatkan sejumlah instansi di Pemkab Aceh Tamiang yang dipimpin langsung Sekda Basyaruddin.

“Ini salah satu upaya pemerintah melindungi masyarakat dari makanan mengandung zat berbahaya. Nanti akan kita bentuk tim untuk menyikapi temuan ini,” kata Sekdakab Aceh Tamiang, Basyaruddin. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!