Bupati Aceh Singkil Jelaskan Makna Perubahan yang Jadi Jargonnya Saat Kampanye

oleh

Bupati Aceh Singkil Jelaskan Makna Perubahan yang Jadi Jargonnya Saat Kampanye

Uri.co.id, SINGKIL – Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, menjelaskan makna perubahan yang menjadi jargonnya saat kampanye lalu.

Penjelasan itu menjawab pertanyaan perubahan apa yang telah dilakukan selama hampir dua tahun masa jabatannya sebagai bupati.

“Selama ini ada yang tanya perubahan, perubahan. Entah apa perubahan itu,” kata Bupati ketika melakukan Safari Ramadhan ke Kecamatan Pulau Banyak Barat, Selasa (14/5/2019) malam.

Menurut Bupati, perubahan yang paling utama dilakukan pihaknya berusaha mengajak masyarakat meninggalkan perbuatan buruk. Kemudian mengajak masyarakat melakukan amal kebaikan.

“Slogan perubahan, maknanya yang tidak mau shalat jadi mau shalat. Yang tidak mau berbuat baik, kami ajak berbuat baik,” ujar Bupati.

Perubahan salah satunya sudah terihat di Kecamatan Pulau Banyak Barat, walau letaknya paling jauh dari ibu kota kabupaten.

Tetapi masyarakatnya telah memperlihatkan melakukan perubahan. Seperti menjaga kekompakan dalam ibadah shalat terawih di masjid hingga penuh sesak, namun tertib.

“Kalau perubahan secara fisik di Pulau Banyak Barat ini, tak usah saya sebut. Biar masyarakat menilai sendiri ada tidak pembangunan di sini,” ujar Bupati.

Sebagai catatan sejak masa kepemimpinannya, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, langsung memprogramkan pembangunan jalan penghubung antardesa di Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Jalan itu akan menghubungkan empat desa di Kecamatan tersebut.

Tahun ini pembangunan jalan di Pulau Banyak Barat akan menghubungkan Desa Ujung Sialit dengan Asantola dan Desa Haloban.

Dengan terbangunnya jalan itu, maka warga tetap bisa berinteraksi kendati badai berkecamuk di laut.

Padahal sebelumnya tidak bisa karena transportasi hanya melalui laut.(Diskominfo) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!