Plt Gubernur Lantik Bintang/Salmaza

oleh

* Jadi Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam

SUBULUSSALAM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, Selasa (14/5), melantik H Affan Alfian Bintang SE/Drs Salmaza MAP, sebagai Wali Kota/Wakil Wakil Kota Subulussalam Periode 2019-2024 di gedung DPRK setempat. Mantan Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, tujuh dari 20 anggota DPRK, dan sejumlah kepala SKPK setempat tak hadir dalam acara tersebut.

Plt Gubernur dalam sambutannya meminta Wali Kota Subulussalam melakukan sejumlah terobosan seperti meningkatkan kualitas pendidikan di kota itu. “Selama ini memang sudah bagus, tapi saya berharap Saudara bisa meningkatkan prestasi ini agar Subulussalam tidak hanya dikenal sebagai kota dagang dan perkebunan, tapi juga sebagai kota pendidikan,” pinta Nova Iriansyah.

Menurut Plt Gubernur, meningkatnya mutu pendidikan Subulussalam dapat dilihat dari hasil ujian nasional (UN) baru-baru ini yang menempatkan bumi sada kata–julukan Kota Subulussalam–sebagai daerah dengan tingkat kelulusan terbaik kelima se-Aceh. Hal itu, sambung Nova, membuktikan bahwa berada jauh dari ibu kota provinsi tidaklah membuat semangat belajar anak-anak di Subulussalam surut. Karenanya, ia meminta Bintang mampu mewujudkan daerah ini sebagai salah satu kota pendidikan terbaik di Aceh.

Kecuali masalah pendidikan, Nova juga meminta Affan Bintang agar menggagas berdirinya industri hilir guna menampung hasil perkebunan rakyat untuk diolah menjadi bahan jadi. Ini, kata Nova lagi, bukan hal mustahil bagi Subulussalam mengingat kekayaan alam khususnya perkebunan di kota yang dimekarkan dari Aceh Singkil pada 2 Januari 2007 itu cukup menjanjikan. “Bila gagasan ini diwujudkan, saya yakin Subulussalam akan menjadi kawasan agroindustri yang maju,” ujar Plt Gubernur.

Nova juga menyinggung Subulussalam yang berada di wilayah lintasan dan kawasan bisnis. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian dalam pengembangan investasi. Dikatakan, salah satu acuan pembangunan investasi adalah menyederhanakan sistem pelayanan terpadu satu pintu sehingga memudahkan investor mengembangkan usahanya.

Politisi Partai Demokrat ini yakin bahwa sosok Bintang dan Salmaza bisa menjawab tantangan untuk memajukan Kota Subulussalam. Sebab, sambungnya, kedua figur tersebut dinilai sudah berpengalaman karena pernah menjabat sebagai wakil wali kota setempat. “Affan Alfian pernah menjabat sebagai wakil wali kota pada tahun 2009-2014. Sementara Salmaza adalah wakil wali kota periode 2014-2019,” ungkap Nova.

Dalam hal pemerintahan, Plt Gubernur meminta Bintang dan Salmaza untuk terus memperkokoh hubungan kerja yang solid dan sinergi dalam mewujudkan prinsip-prinsip pemerintahan bersih dan bebas korupsi. “Jangan sampai ada pengangkatan pejabat atas dasar hubungan personal, tapi angkatlah mereka berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” pesan Nova. Ia juga mengingatkan Bintang untuk terus membangun komunikasi yang efektif dengan legislatif. “Hal yang tak kalah penting adalah wali kota baru kita harapkan mampu menuntaskan pembahasan dan pengesahan APBK tepat waktu agar aktivitas pembangunan setiap tahun dapat dimulai lebih awal,” tegas Nova.

Terakhir, Nova mengingatkan Bintang dan Salamza agar tetap menjaga kekompakan dan kreatif dalam memimpin daerah hingga lima tahun ke depan. “Jangan sampai biduk kemesraan pecah di tengah perjalanan,” pintanya. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam, tambah Plt Gubernur, diharapkan bisa menunjukkan kepada rakyatnya bahwa kekompakan yang mereka bangun tidak hanya pada masa kampanye, tapi tetap belanjut selama memimpin di daerah. Sebab, kata Nova lagi, pemimpin yang kompak termasuk ciri-ciri sistem pemerintahan yang solid dan tangguh.

Merespons permintan Affan Alfian Bintang/Salmaza agar dibangun jembatan Pelayangan-Longkib di Desa Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Jalan Rundeng dan Sepang, serta jalan Gelombang, Sultan Daulat, Kota Subulussalam menuju Muara Situlen, Kutacane Aceh Tenggara, Nova Iriansyah mengatakan ketiga usulan proyek tersebut akan diplot dalam APBA 2020 mendatang.

Sementara Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang, dalam pidato pertama usai pelantikan menegaskan, dirinya dan Salmaza adalah pemimpin semua rakyat Subulussalam. Karena itu, ia mengimbau masyarakat yang sempat terkotak-kotak pada masa pilkada atau pemilu lalu agar bersatu kembali. “Kami hadir untuk semua rakyat Subulussalam. Mari kita buka lembaran baru dan hapus lembaran lama,” kata Bintang.

Pada kesempatan itu, Bintang mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai program prioritas untuk pembangunan Subulussalam. Beberapa sektor yang akan diprioritaskan dalam lima tahun kepemimpinan mereka, sebut Bintang, adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta keamanan dan ketertiban. “Kami juga siap bekerja sama untuk menyukseskan 15 program prioritas Pemerintahan Aceh,” pungkas Affan Alfian Bintang.(lid) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!