Jembatan Ulee Raket Dikerjakan Juli

oleh

MEULABOH – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Bukhari ST mengungkapkan, pembangunan jembatan baru Ulee Raket di Sawang Teube, Kecamatan Kaway XVI segera akan direaliasikan. “Rencana pengerjaan fisik kita mulai pada Juli mendatang,” kata Bukhari kepada Serambi, Senin (13/5).

Pernyataan Bukhari itu untuk menjawab kegundahan warga yang mempertanyakan kapan pembangunan jembatan itu direalisasikan. “Saat ini dalam tahap lelang perencanaan yakni gambar. Setelah gambar dilanjutkan dengan lelang proyek,” ujar Bukhari.

Menurutnya, pembangunan kembali jembatan Ulee Raket tetap pada lokasi semula. Untuk itu, ia meminta, kepada masyarakat supaya bersabar karena jembatan tersebut sudah masuk dalam tahap pembangunan. “Tapi tentu ada tahapannya. Apalagi, untuk pembangunan jembatan itu anggaran sudah tersedia sebesar Rp 20 miliar,” sebutnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan bersamaan dengan pembongkaran konstruksi jembatan lama yang sudah roboh. Sebab, anggaran pembongkaran jembatan lama tersedia satu paket dalam dana Rp 20 miliar tersebut, sehingga tidak mungkin dibongkar lebih awal. “Kalau sekarang dibongkar darimana anggarannya. Pembongkaran dan pembangunan jembatan baru itu satu paket,” tukasnya.

Seperti diberitakan kemarin, masyarakat di Kecamatan Pante Ceureumen dan Kaway XVI, Aceh Barat mempertanyatakan terhadap janji pemkab setempat yang akan segera membangun jembatan baru Ulee Raket sebagai penganti jembatan lama yang roboh. “Pemkab sudah menyatakan akan membangun di lokasi semula. Tapi hingga awal Mei 2019, belum ada tanda-tanda akan direalisasikan,” kata Kamaruzzaman, tokoh warga di kecamatan itu kepada Serambi, Minggu kemarin.

Kamaruzzaman selaku koordinator dari warga 13 desa yang kerap melancarkan protes terkait pembangunan jembatan Ulee Raket mengungkapkan, keberadaan jembatan baru di lokasi semula sudah dinantikan masyarakat dari Kecamatan Pante Ceureumen dan Kaway XVI. “Apalagi jembatan lama yang roboh sudah sangat rawan dilintasi,” ujarnya.(riz) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!