Faul Pantas Jadi Duta Budaya

oleh

REDELONG – Karena mendapat kritikan oleh sebagian kalangan masyarakat Bener Meriah atas rencana pemberian umrah dan penobatan sebagai Duta Budaya untuk Faul, Bupati Bener Meriah Sarkawi memberikan penjelasan panjang. Sarkawi menilai Faul pantas mendapatkan itu semua karena berprestasi di bidang musik dan bisa mempromosikan wisata dan budaya daerahnya itu.

Penjelasan ini diberikan Bupati saat membuka apel pagi di Lapangan Setdakab Bener Meriah, Senin (13/5) pagi. Setelah meraih juara I Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019, Faul yang difasilitasi oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional diberikan kesempatan pulang kampung (saweu gampong), yakni ke kampung halaman tempat kelahirannya, Bener Pepanyi Kampung Darussalam, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Informasi kepulangan Faul itu sontak mengejutkan ribuan pendukung dan penggemarnya yang berada di wilayah Tengah Aceh ini, khususnya warga Kabupaten Bener Meriah, sehingga kedatangannya pun disambut dengan meriah dan penuh suka cita, melebihi kedatangan pejabat negara sekalipun. Faul bahkan sempat diarak di dua Kabupaten bertetangga Aceh Tengah, Bener Meriah.

Dalam momentum pulang kampung itu kemudian Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengundang secara khusus Faul bersilaturahmi pada Sabtu (4/5) malam. Sejumlah Kepala SKPK yang datang selanjutnya mencetuskan pemberian hadiah umrah sekaligus menobatkan juara LIDA 2019 ini sebagai Duta Bener Meriah. Namun, tawaran hadiah dan penobatan sebagai duta budaya tersebut dinilai oleh sebagian warga setempat kurang tepat dan berlebihan.

Menyikapi hal itu, Bupati Bener Meriah, Sarkawi, Senin (13/5), menjelaskan bahwa pemberian hadiah umrah mempunyai banyak pertimbangan. Pasalnya, Faul dianggap sebagai seorang anak muda Bener Meriah yang berprestasi di bidang musik (dangdut).

“Walau saya sendiri tidak menyukai dangdut sejak dulu, namun atas prestasinya itu wajar kita memberikan hadiah, sebagaimana layaknya yang telah kita berikan kepada guru berprestasi, penyuluh pertanian berprestasi, pegawai berprestasi, tenaga kesehatan berprestasi, dan beberapa yang lain yang telah kita berangkatkan umrah,” ungkap Sarkawi. Selain itu, pemberian hadiah tersebut juga untuk melindungi Faul dari pengaruh negatif di dunia keartisan.

“Faul perlu kita lindungi dan salah satunya adalah dengan cara mengumrahkannya, sehingga beliau kita minta untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT agar selalu diberikan petunjuk dan menuntunnya serta memelihara dari hal-hal yang negatif dalam mengarungi hidup dan kehidupannya ke depan,” pungkas Sarkawi.

Sedangkan penobatan sebagai duta budaya Bener Meriah kepada Faul, agar ke depan bisa mempromosikan dan memperkenalkan budaya-budaya tradisional Gayo secara luas seperti Kerawang Gayo, Didong Gayo, Tari-tarian Gayo dan budaya-budaya lainnya termasuk promosi wisata dan kopi Gayo.

“Sehingga dengan sendirinya budaya-budaya kita ikut terangkat di kancah nasional dan dunia. Terlebih ke depan Faul punya peluang untuk tampil kembali di event Dangdut Akademi Asia (DAA), “ sebut Bupati Bener Meriah itu.(c51) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!