Pemerintah Segera Beri Izin Impor Bawang Putih 125 Ribu Ton Kepada 11 Perusahaan

oleh

Pemerintah Segera Beri Izin Impor Bawang Putih 125 Ribu Ton Kepada 11 Perusahaan 

Uri.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan segera menerbitkan surat persetujuan impor (SPI) untuk bawang putih sebanyak 125.000 ton.

Nantinya, SPI ini akan diberi kepada 11 perusahaan.

Sekretaris Jenderal Kemdag Karyanto Suprih mengatakan, izin impor ini diberikan sebagai salah satu antisipasi atas kenaikan harga bawang putih karena tingginya permintaan saat Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Menurut Karyanto, kebutuhan bawang putih setiap bulannya berkisar 35.000 hingga 40.000 ton.

Dia mengatakan, saat bulan ramadhan, biasanya ada kenaikan permintaan sebesar 10% hingga 20%.

Artinya, saat bulan ramadhan, kebutuhan bawang putih bisa mencapai 48.000 ton.

Sebelumnya, Kemdag telah mengeluarkan SPI untuk bawang putih sebanyak 115.000 ton kepada delapan perusahaan.

Ini untuk mengatasi harga bawang putih yang sempat melambung dalam beberapa waktu yang lalu.

Meski tak merinci berapa besar realisasi impor dari SPI yang telah diberi, tetapi Karyanto menilai bawang putih yang diimpor telah berhasil menurunkan harga.

“Angkanya belum saya lihat lagi. Tetapi sudah dikeluarkan. Kan ada proses untuk lapor berapa realisasinya. Tetapi terbukti kan harganya sudah turun sekarang,” ujar Karyanto, Senin (13/5/2019).

Karyanto pun belum bisa memastikan kapan SPI ini akan dikeluarkan.

Tetapi dia berharap, impor tersebut sudah bisa masuk ke ke Indonesia sebelum lebaran, dan segera diterima oleh konsumen.

Lebih lanjut Karyanto memastikan, SPI yang diberikan kepada 11 perusahaan ini telah melakukan kewajiban tanam 5% dari volume permohonan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) per tahun.

“(SPI) Sedang dalam proses, artinya kita sudah melihat apakah dia sudah wajib tanam atau belum,” ujar Karyanto.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!