MIN 1 Mesjid Raya Wakili Kota Banda Aceh ke Lomba Bercerita Tingkat Provinsi

oleh

MIN 1 Mesjid Raya Wakili Kota Banda Aceh ke Lomba Bercerita Tingkat Provinsi Aceh

Uri.co.id – Murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Mesjid Raya Banda Aceh, T Mumtaz Demusdha, terpilih sebagai juara 1 lomba bercerita tingkat SD/sederajat se-Kota Banda Aceh.

Atas keberhasilan itu, Mumtaz berhak mewakili Kota Banda Aceh untuk mengikuti lomba bercerita tingkat Provinsi Aceh, yang diperkirakan berlangsung Juni mendatang.

Kepala MIN 1 Mesjid Raya Kota Banda Aceh, Cut Shafiah SPdI, bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya.

Mumtaz terpilih menjadi yang terbaik dari 60 peserta yang mengikuti lomba tersebut.

Cut Shafiah berharap, pada lomba bercerita tingkat Provinsi Aceh nanti, T Mumtaz bisa tampil dengan baik sekaligus menjadi juara.

“Alhamdulillah anak-anak kami dapat prestasi lagi. Kali ini juara satu lomba bercerita tingkat Banda Aceh dan akan mewakili Banda Aceh ke lomba tingkat provinsi,” kata Cut Shafiah kepada Uri.co.id, Senin (13/5/2019).
Para juara lomba bercerita tingkat SD/sederajat se-Kota Banda Aceh foto bersama setelah menerima hadiah. Lomba tersebut berakhir awal Mei 2019.

Para juara lomba bercerita tingkat SD/sederajat se-Kota Banda Aceh foto bersama setelah menerima hadiah. Lomba tersebut berakhir awal Mei 2019. (DISPERSIP BANDA ACEH)

Lomba tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh, sejak 29 April hingga 3 Mei 2019 di Aula UPTD SKB Kota Banda Aceh.

Sementara juara 2 diraih Syifa Mazaya (SD Negeri 24 Banda Aceh), juara 3 Althaf Rahmatillah (MIN 5 Banda Aceh), harapan 1 Sofi Nabila M (SD Negeri 3 Banda Aceh) dan harapan 2 Nida Husna (SD IT Al-Azhar).

Kelas Tahfiz Alquran

Di sisi lain, Cut Shafiah menyebutkan bahwa murid-murid MIN 1 Mesjid Raya meraih banyak prestasi di berbagai lomba.

Salah satunya, juara pada setiap lomba hafiz Alquran, baik di tingkat kota maupun tingkat provinsi.

Tahun 2018, murid-murid di madrasah itu membawa pulang total 20 piala dari sejumlah lomba tahfiz.

Cut menyebutkan, salah satu upaya mencapai prestasi di bidang tahfiz adalah dengan membuka kelas khusus hafiz.

Ada dua kelas yang dibuka, satu diantaranya dipersiapkan untuk mengikuti lomba.

Saat ini, tercatat 60 murid madrasah tersebut yang masuk dalam kelas tahfiz.

 “Lulusan yang terakhir (2018/2019) kemarin hafal sampai 6 juz. Insya Allah murid-murid di sini akan menjadi hafiz,” demikian Cut Shafiah.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!