Pria Lajang di Peusangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya

oleh

Uri.co.id, BIREUEN – Seorang pria berusia lanjut bernama Azhari bin Baransyah (63) warga Desa Karieng, Peusangan Bireuen ditemukan meninggal oleh tetangga di rumahnya sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (13/05/2019).

Azhari diperkirakan meninggal dua atau empat hari di tempat tidurnya.

Penemuan jasadnya berawal dari dua tetangga yang membersihkan parit samping rumah tersebut.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kapolsek Peusangan, Iptu Salamuddin melalui Kasubbag Humas Polres Bireuen, Ipda Kasdin mengatakan, dua warga tersebut Amra (40) dan Mikdad (35) warga Desa Abeuk Jaloh, Peusangan membersihkan parit di depan rumah korban.

Parit tersebut dibersihkan untuk membuat jembatan sementara agar dump truk dapat membawa pasir ke rumahnya yang berlokasi di belakang rumah Azhari.

Keduanya kemudian mencium aroma lain berasal dari rumah tersebut. Karena curiga, keduanya mereka mengetuk pintu rumah Azhari, namun tidak ada yang buka pintu.

“Kedua saksi kemudian mengintip lewat jendela depan dan melihat Azhari sudah meninggal dengan posisi terlentang dia atas tempat tidurnya,” ujar Ipda Kasdin.

Kedua saksi kemudian memberitahu kepada tetangga dan masyarakat di sekitar rumah korban. Tidak lama kemudian datang puluhan orang di sekitar rumah korban dan membuka pintu rumah dengan cara mendobrak karena pintu depan dan samping rumah korban terkunci.

Sejumlah personel Polsek Peusangan dipimpin Kapolsek Iptu Salamuddin serta tim identifikasi serta piket Reskrim Polres Bireuen langsung meluncur lokasi.

Informasi dari keluarga korban, kata Ipda Kasdin, pada Jumat 10 Mei 2019, seorang keluarga bernama Bukhari yang merupakan keponakan Azhari pernah menjenguk untuk mengantarkan bukaan puasa karena Azhari dalam keadaan sakit lambung.

Sementara Azhari tinggal di rumahnya sendiri dan belum berumah tangga.

“Keterangan dari Bukhari memang selama ini korban dalam keadaan sakit dan jarang keluar rumah,” ujar Kasubbag Humas Polres Bireuen.

“Jenazahnya dibawa ke RSUD Bireuen untuk divisum, usai divisum dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarganya,” ujar Ipda Kasdin.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!