2 Bukti Ini Perkuat Dugaan Mantan Pacarnya Oknum TNI Mutilasi Vera Oktaria, Penjual Koper Jadi Saksi

oleh

Uri.co.id – Dua bukti penemuan polisi ini perkuat dugaan mantan pacar Vera Oktaria, DP sebagai pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi terhadap korban.

Dugaan tersangka pembunuhan Vera Oktaria ini mengerucut pada sosok DP lantaran adanya kecocokan dalam pemeriksaan sidik jari.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres MUBA, AKBP Andes Purwani dalam olah TKP pembunuhan Vera Oktaria di dalam kamar nomor 6 Penginapan Sahabat Mulya, Jalan PT Hindoli RT 05/RW 03, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Dan sudah dilakukan pemeriksaan pada saksi keluarga dan dari sini polisi mendapatkan juga sidik jari pacar Vera Oktaria, yakni DP,” jelas Andes Purwani, dikutip Uri.co.id dari Uri.co.id, Senin (13/5/2019).
S

Pomdam II Sriwijaya menyebar foto Prada DP sekaligus nomor telepon yang bisa dihubungi bagi yang melihat orang yang kini sedang dicari tersebut. (Istimewa)

Tak hanya sidik jari, polisi juga telah mengkonfirmasi wajah pelaku yang sempat menjual kopernya kepada seorangg penjual tas atau koper.

“Penjual tas atau koper yang mengkonfirmasi wajah pelaku dengan gambar yang ditunjukkan oleh polisi dari KTP elektronik dan foto lain,” tambahnya.
S

Penginapan lokasi pembunuhan dengan cara mutilasi terhadap korban Vera Oktaria (Uri.co.id Kolase/IST/FACEBOOK)

Seperti diketahui, pembunuhan terhadap seorang gadis bernama Vera Oktaria yang bekerja sebagai kasir Indomaret menggegerkan publik.

Belakangan terkuak jika Vera Oktaria tewas dibunuh di sebuah penginapan.

Berdasarkan hasil autopsi pada jasad Vera Oktaria, diketahui wajah korban menghitam diduga karena adanya benturan keras.

Tak hanya itu, jasad korban pun ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan kondisi tangan terpotong.

Bahkan, pelaku tega menyimpan bagian tangan korban ke dalam kasur yang disobek.

“Diduga ia disiksa dulu, setelah meninggal jenazahnya dengan tangan sampai siku sudah dipotong dan dimasukkan ke dalam kasur yang disobek,” terang Kapolres Muba, AKBP Andes Purwani, dikutip Uri.co.id dari Sumsel, Minggu (12/5/2019).
S

Sebelum Ditemukan Tewas, Vera Oktaria Sempat Diteror Panggilan Telepon 10 Kali (Uri.co.id Kolase/Uri.co.id/ Facebook)

Setelah memutilasi korban, pelaku diduga berniat untuk membakar jasad Vera untuk menghilangkan jejak.

“Diduga, pelaku ini mau membakar kamar dengan membuat timer menggunakan korek api, minyak tanah, dan obat nyamuk,” tutur Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Yustan Alviani, dikutip Uri.co.id dari Uri.co.id, Minggu (12/5/2019).

Menurutnya, pentol korek yang ditempelkan di obat nyamuk diduga kuat digunakan sebagai timer.

Sehingga, ketika kamar sudah ditinggal maka dengan sendirinya pentol korek tersebut akan terbakar dan menyulut api di tempat tidur di mana jasad Vera diletakkan.

Dengan timer yang dibuat dan minyak tanah, akan membuat kamar menjadi terbakar.

Dengan terbakarnya kamar, pelaku berharap jejaknya hilang.

“Tapi ternyata, obat nyamuknya padam. Sehingga tidak sempat membakar pentol korek api yang menjadi pemicu api untuk membakar tempat tidur,” jelas Yustan.

Korban Curhat Takut pada DP

Sosok oknum TNI yang tak lain mantan pacar korban berinisial DP diduga jadi pelaku pembunuhan dan mutilasi Vera Oktaria, ternyata korban pernah curhat takut padanya.

Rupanya, menurut penuturan ibu Vera, korban sempat mengaku takut dengan mantan pacar yang telah menjalin hubungan asmara sejak SMP tersebut.

“Mereka pacaran sejak SMP, tapi kalau dak salah dak lama ini mereka dah putus,” terang Suhartini.
S

Vera saat dimakamkan di TPU Telaga Swidak, Sabtu (11/5/2019) (Uri.co.id/ABRIANSYAH LIBERTO)

Vera curhat pada sang ibu, jika DP membuatnya takut karena sangat temperamental.

“Aku dak galak lagi pacaran dengan dio, galak mukul. Aku merasa aman di rumah bae dari pada jalan sama dio,” kata Suhartini menirukan ucapan sang putri.

Tidak hanya itu, melalui seorang temannya, Vera mengaku mendapat ancaman dari DP bahwa ia akan menghabisi nyawanya jika pacaran dengan orang lain.

“Daripada dio jatuh ke cowok lain, lebih baik ku bunuh. Itu diomonginnya ke kawan-kawan Vera,” tukasnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, DP, pria yang juga mantan kekasih Vera Oktaria merupakan terduga pelaku.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

“Sementara dugaan awal kekasihnya dari informasi yang didapat dia masuk bersama seorang laki-laki dugaan kuat pacarnya di penginapan tersebut, namun kita masih selidiki dan cari betul infomasi yang akurat,” katanya Sabtu (11/5/2019), dikutip Uri.co.id dari Uri.co.id, Minggu (12/5/2019).

Sementara itu, status DP sendiri belum ditetapkan secara hukum.

Saat ini Jatanras Polda Sumsel sudah saling berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin untuk melakukan penyelidikan.

“Kita juga memperoleh data- data info dari Polres Muba. Kita juga sudah koordinasi terkait data yang didapat dari hotel tempat mereka menginap. Selanjutnya kita sudah menurukan Jatanras Polda dan bekerja sama dengan Polres Muba untuk melakukan penyelidikan,” kata Kombes Pol Supriadi.

 Uri.co.id  2 Bukti Perkuat Dugaan Mantan Pacar Jadi Pelaku Pembunuhan Vera Oktaria, Penjual Koper Jadi Saksi ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!