BI Siapkan Uang Baru Rp 2 Triliun

oleh

* Jelang Lebaran

BANDA ACEH – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh akan menyiapkan uang baru sebesar Rp 2 triliun. Selain itu BI juga akan membuka sejumlah lokasi penukaran uang untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala BI Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis kepada wartawan, Sabtu (11/5), saat menggelar diskusi dan buka puasa bersama di Hotel Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh.

“Kalau kita bicara periode yang sama pada tahun lalu itu sekitar Rp 2 triliunan yang disediakan. Rp 2 triliun uang baru itu yang dibutuhkan untuk lebaran. Tentu tahun ini BI juga akan menyediakan minimal Rp 2 triliun. Mengenai berapa angka pastinya nanti dilihat dari perkembangan di lapangan,” jelas Zainal Arifin.

Ia menjelaskan, menjelang dan selama lebaran ini BI Aceh akan terus menjaga ketersediaan uang yang cukup. Bahkan persediaan uang juga akan dititipkan ke kas titipan maupun bank lainnya. Rencananya BI juga akan membuka kas titipan di tiga kabupaten/kota yaitu Meulaboh, Blang Pidie, dan Subulussalam. Nanti uang milik BI akan dititipkan ke sejumlah bank setempat.

Selama Ramadhan, BI Aceh juga mengimbau masyarakat supaya mengontrol dalam berbelanja barang-barang kebutuhan. Sehingga tidak menyebabkan terjadinya inflasi yang tinggi. “Biasanya mulai meugang hingga puasa memang barang naik, maka kita sosialisasi agar masyarakat berbelanja bijak, tidak menumpuk barang, sehingga kondisi pasar tetap stabil,” ujarnya.

Namun terkait mahal harga bawang putih, Zainal Arifin mengatakan hal itu memang bisa terjadi inflasi. Namun tidak akan berdampak besar, karena bawang putih bukanlah barang kebutuhan pokok seperti beras maupun minyak goreng.

Penukaran Uang di Barata dan Pasar
Kepala BI Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis mengatakan, saat menjelang lebaran nanti mereka akan membuka tempat penukaran uang di sejumlah lokasi di Banda Aceh.

Tahun ini terdapat empat pasar yang akan dibuka kas keliling yaitu Pasar Peunayong, Pasar Seutui, Pasar Ulee Kareng, dan Pasar Keutapang. Program kas keliling turun ke pasar merupakan program baru BI Aceh yang dimulai tahun ini.

Alasannya BI membuka kas keliling di pasar, karena lokasi itu merupakan yang paling ramai orang, sehingga memudahkan masyarakat bertransaksi. “Di pasar karena tempat keramaian, orang berbelanja. Orang bawa uang dalam jumlah yang cukup, jadi waktu belanja bisa nyisihkan uangnya untuk ditukarkan di tempat layanan penukaran,” jelas Zainal.

Selain itu, penukaran uang juga dapat dilakukan di Kantor BI Banda Aceh dan di halaman Barata Banda Aceh. Karena di halaman Barata nanti akan hadir sejumlah bank yang akan melayani penukaran uang.(mun) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!