Dinkes Lhokseumawe Periksa Penganan Berbuka Puasa, Termasuk Pedagang Mi yang Pernah Pakai Boraks

oleh

Dinkes Lhokseumawe Periksa Penganan Berbuka Puasa, Termasuk Mi dan Kerupuk Tempe, Sejauh Ini Aman

Uri.co.id, LHOKSEUMAWE – Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe, ‎sejak Kamis (9/5/2019) hingga Minggu (12/5/2019) sore tadi, terus memeriksa berbagai penganan berbuka puasa yang dijual pedagang di sejumlah lokasi.

Dinkes juga memeriksa produsen mi dan pedagang kerupuk tempe.

Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, menyebutkan, pemeriksaan penganan berbuka puasa kali ini, sesuai instruksi wali kota Lhokseumawe dalam upaya menjaga makanan dan minuman yang dijual pedagang dalam kondisi sehat untuk dikonsumsi.

Kegiatan tersebut juga merupakan agenda rutin dari Dinkes Lhokseumawe.

“Sudah kita lakukan pemeriksaan di Pajak Batuphat, Pajak Inpres, dan Jalan Sukaramai. Alhamdulillah semua penganan berbuka yang dijual tidak ditemukan zat berbahaya seperti boraks dan lainnya,” ujar dr Said.

Disebutkan juga, pada kesempatan yang sama petugas juga memeriksa mi yang dijual oleh empat produsen dan pedagang kerupuk tempe di pajak Batuphat Lhokseumawe.

Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan sekitar tiga bulan lalu, di tempat produsen mi dan pedagang kerupuk tempe tersebut ditemukan kandungan boraks.

“Tapi hasil pemeriksaan lanjutan ternyata mi dan kerupuk tempe sudah tidak mengandung boraks lagi. Ini membuktikan kalau proses pembinaan yang kita lakukan terhadap pedagang tersebut berjalan dengan baik,” pungkasnya.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!