Putra Rusli Bintang Diprediksi Lolos ke DPR RI dari Dapil I Lampung, Bagaimana dengan Taufiqulhadi?

oleh

Putra Rusli Bintang Diprediksi Lolos ke DPR RI dari Dapil I Lampung, Bagaimana dengan Taufiqul Hadi?

Uri.co.id, BANDA ACEH – Muhammad Kadafi, putra dari tokoh Aceh Besar Rusli Bintang, diprediksi lolos ke DPR RI dari Dapil 1 Lampung.

Penelusuran Uri.co.id, Muhammad Kadafi yang bergelar doktor, selama ini memang menetap di Lampung.

Dia menjabat sebagai Rektor Universitas Malahayati, juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung.

Pada Pemilu 2019, Muhammad Kadafi memutuskan terjun ke dunia politik, dengan menjadi caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Ia maju dari Daerah Pemilihan I Lampung yang meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah Prof  DR Yos Johan Utama menyerahkan dokumen kelulusan dan ucapan selamat DR Muhammad Kadafi SH MH usai dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah Prof DR Yos Johan Utama menyerahkan dokumen kelulusan dan ucapan selamat DR Muhammad Kadafi SH MH usai dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. ()

Dapil I Lampung ini termasuk salah satu dapil neraka untuk DPR RI, karena diisi oleh nama-nama top.

Di Dapil ini, Muhammad Kadafi yang merupakan pendatang baru di dunia politik, harus bersaing dengan nama-nama politisi kelas atas, semisal Zulkifli Hasan (Ketua Umum DPP PAN), Ahmad Muzani (Sekjen Partai Gerindra), Lodewijk Freidrich Paulus (Sekjen Partai Golkar/Mantan Danjen Kopassus), Al Muzzamil Yusuf PKS (Ketua DPP PKS), dan Taufik Basari (Ketua DPP NasDem/mantan direktur pada YLBHI).

Meski berstatus pendatang baru, Muhammad Kadafi tetap pede bersaing dengan para politisi kelas atas itu.

Bahkan, Muhammad Kadafi yang meraup 3,9 persen suara, diprediksi meraih kursi ketujuh dari 10 kursi yang diperebutkan di dapil tersebut.

Posisinya hanya satu strip di bawah politisi PKS Al Muzzamil Yusuf dan dua strip di atas politisi NasDem Taufik Basari.

Ketua Yayasan Abulyatama Aceh, Dr Muhammad Kadafi SH MH mengambil sumpah serta melantik dr Fachrul Jamal SpAn KIC sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unaya periode 2018-2022, Sabtu (28/7) di kampus tersebut. SERAMBI/EDDY FITRIADY

Ketua Yayasan Abulyatama Aceh, Dr Muhammad Kadafi SH MH mengambil sumpah serta melantik dr Fachrul Jamal SpAn KIC sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unaya periode 2018-2022, Sabtu (28/7) di kampus tersebut. SERAMBI/EDDY FITRIADY ()

Dikutip dari Lampung, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count Rakata Institute bersama dengan Lembaga Kuadran, Muhammad Kadafi sukses lolos sebagai calon anggota DPR RI periode 2019-2024.

Hasil hitung cepat itu menunjukkan PDI Perjuangan menempati urutan pertama di dapil I Lampung dengan total suara sebanyak 21,09.

Disusul dengan PAN sebanyak 11,58% serta Partai Demokrat sebesar 10,34%.

Berikut total presentase partai politik, estimasi kursi dan elektabilitas yang diprediksi lolos ke Senayan di Dapil I dan II Lampung versi Rakata Institute dan Kuadran:

Dapil I

1. Zulkifli Hasan/PAN (9,60%)

2. Mukhlis Basri/PDIP (7,20%)

3. Zulkifli Anwar/Demokrat (6,90%)

4. Ahmad Muzani/Gerindra (4,10%)

5. Loderwijk/Golkar (1,40%)

6. Al Muzzamil Yusuf/PKS (5,70%)

7. Muhammad Khadafi/PKB (3,90%)

8. Sudin/PDIP (6,50%)

9. Taufik Basari/NasDem (3,70%)

10. Dewi Arimbi/PPP (2,70%)

(Simulasi ini dengan perhitungan metode Sainte Lague berdasarkan hasil survei hitung cepat Rakata institute, perhitungan resmi dilakukan oleh KPU secara berjenjang)

Prananda Paloh

Satu putra tokoh Aceh lainnya yang juga diprediksi lolos ke DPR RI dari provinsi lain pada Pemilu 2019 adalah Prananda Surya Paloh.

Prananda yang lahir di Singapura, 21 September 1988 ini merupakan putra dari Surya Paloh, tokoh Aceh yang merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai NasDem.

Saat ini Prananda duduk sebagai Anggot DPR RI Komisi I (pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi) dan di Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP).

Ia maju sebagai caleg DPR RI dari daerah pemilihan Sumut I, yang meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

“Prananda Surya Paloh (anak Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh) juga saya yakin dia balik lagi. Lalu ada Dewa Kresna dari Jatim lolos juga. Ada saya dari dapil NTT 1, ada bendahara umum Nasdem Ahmad Ali juga punya suara signifikan,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate, dilansir Kompas.com, Selasa (7/5/2019).

Prananda Paloh saat memberikan sambutan saat prngukuhan pengurus Garda Pemuda DPW NasDem Bali.

Prananda Paloh saat memberikan sambutan saat prngukuhan pengurus Garda Pemuda DPW NasDem Bali. (Kompas.com/Robinson Gamar)

Teuku Taufiqulhadi

Namun, nasib berbeda tampaknya menghinggapi sosok Teuku Taufiqulhadi, politikus NasDem kelahiran Sigli, Pidie, 17 November 1960.

Saat ini, Taufiqulhadi duduk sebagai anggota DPR RI Komisi X (membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, dan Perpustakaan).

Pada Pemilu 2014 lalu, Taufiqulhadi yang maju dari Partai NasDem, terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (dapil) Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang).

Namun, pada Pemilu 2019, Taufiqulhadi mendapatkan titah dari Surya Paloh untuk maju dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor).
Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi

Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi (Uri.co.id/ Ferdinand Waskita)

Tugas ini sangat berat, karena pada pemilu sebelumnya, NasDem belum pernah meraih kursi dari dapil ini.

Dapil Jawa Barat V memiliki 3.415.593 pemilih dengan kuota 9 kursi DPR RI.

Di Dapil ini, Taufiqulhadi bersaing dengan sejumlah nama top, mulai dari artis hingga tokoh parpol.

Mereka antara lain;

Tommy Kurniawan (PKB/artis)

Fadli Zon (Gerindra/Wakil Ketua DPR)

Adian Napitupulu (PDI Perjuangan/anggota Komisi Energi DPR)

Ravindra Airlangga (Golkar/anak Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto)

Fahmi Alaydroes (Ketua DPP PKS)

Primus Yustisio (PAN/anggota Komisi Industri DPR)

Faldo Maldini (PAN/mantan Ketua BEM Universitas Indonesia/Jubir Prabowo-Sandi).

Max Sopacua (Partai Demokrat/anggota Majelis Tinggi Demokrat)

Dikonfirmasi terkait kabar gagalnya Taufiqulhadi lolos ke Senayan pada Pemilu 2019, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate, tidak mau menyebut nama-nama caleg petahana yang kemungkinan tidak mendapat kursi kembali itu.

“Karena untuk calon terpilih, kita bisa lihat suaranya signifikan atau tidak. Dari situ kita bisa tahu yang ini yang akan jadi. Tetapi kalau perolehan suaranya dekat dentan caleg lain, ya kami harus menunggu sampai penghitungan selesai,” ujar Johnny dilansir Kompas.com, Selasa (7/5/2019).(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!