Kas Pemerintah Aceh Kosong, Kontraktor Kelimpungan

oleh

Kas Pemerintah Aceh Kosong, Kontraktor Kelimpungan

 
Laporan Yocerizal | Banda Aceh

 

Uri.co.id, BANDA ACEH – Para kontraktor di Aceh kelimpungan menyusul belum keluarnya amprahan pencarian proyek 2019 yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Dalam foto dokumen Surat Perintah Membayar (SPM) yang salinannya diterima Uri.co.id, pihak Bendahara Umum Daerah menolak menerbitkan SP2D atau surat perintah pencairan dana dengan alasan belum tersedianya dana DAK di rekening Bendahara Umum Aceh (BUA).

Seorang kontraktor, Iwan, mengaku, sudah beberapa kali SPM yang diajukan pihaknya ditolak dengan alasan yang sama. “Kas Pemerintah Aceh kosong sejak akhir Maret kemarin,” katanya kepada Uri.co.id, Sabtu (11/5/2019).

Kekosongan kas yang terjadi ia sebutkan, tidak hanya terhadap paket-paket yang bersumber dari DOKA, tetapi juga DAK. Baik itu di tingkat provinsi, maupun di kabupaten/kota.

Pihaknya berharap persoalan ini bisa secepatnya diatasi Pemerintah Aceh, apalagi lebaran juga sudah semakin dekat. “Saat ini bulan puasa, sebentar lagi sudah Lebaran,” keluh Irwan.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!