Monkeypox Pertama Kali Muncul di Singapura, Ini 6 Fakta Virus Cacar Monyet

oleh

Uri.co.id – Kementerian Kesehatan Singapura mengkonfirmasi adanya kasus infeksi monkeypox di Singapura, yang melibatkan warga negara Nigeria yang tiba di Singpura bulan lalu.

Pria Nigeria berusia 38 tahun tersebut positif terjangkit virus monkeypox atau cacar monyet pada 8 Mei 2019.

Virus tersebut biasanya ditularkan pada manusia melalui hewan.

Saat ini pasien sedang diisolasi National Centre for Infectious Diseases dan dalam keadaan stabil.

Selain itu, ada pula 22 orang lainnya yang diidentifikasi melakukan kontak dengan pasien.

Mereka sedang di bawah pengawasan dokter untuk pencegahan penyebaran penyakit.

Seperti yang dilansir oleh straitstimes.com, berikut adalah 6 hal tentang monkeypox yang harus kita tahu:

1. Apa itu monkeypox?

Monkeypox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh virus yang umumnya ditularkan dari hewan kepada manusia.

Virus ini muncul secara sporadis di bagian tengah dan barat hutan hujan tropis Afrika.

Sejak 1970, telah ada laporan tentang manusia yang terinfeksi monkeypox dari 10 negara Afrika, yaitu Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Nigeria, Pantai Gading, Liberia, Sierra Leone, Gabon dan Sudan Selatan.

Laporan pertama dari virus di luar Afrika dikonfirmasi di Amerika Serikat pada tahun 2003.

Tahun lalu, tiga kasus monkeypox dilaporkan di Inggris dan satu di Israel.

2. Mengapa disebut monkeypox?

Penyakit ini disebut monkeypox karena pertama kali ditemukan di laboratorium monyet pada tahun 1958.

3. Apa gejalanya?

Mereka yang terinfeksi monkeypox biasanya mengalami demam, sakit kepala, sakit otot, sakit tubuh, pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam kulit.

Dalam beberapa kasus, virus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, radang otak dan infeksi mata.

Monkeypox biasanya sembuh sendiri, dengan sebagian besar pasien pulih dalam dua hingga tiga minggu, menurut Departemen Kesehatan.

Kematian akibat monkeypox bervariasi di antara wabah, tetapi dilaporkan kematian terjadi kurang dari 10 persen, sebagian besar terjadi di kalangan anak-anak.

4. Bagaimana penyebaran monkeypox?

Penularan virus biasanya terjadi ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi, seperti tikus, melalui perburuan dan konsumsi bushmeat.

Bushmeat adalah daging hewan liar yang diburu dan dijual untuk makanan dan merupakan sumber protein yang populer di beberapa bagian Afrika.

Penularan penyakit antara manusia mungkin tetapi terbatas, karena seseorang hanya menular ketika ia memiliki gejala, terutama ruam kulit, kata Depkes.

Penyebaran virus terjadi terutama melalui partikel-partikel pernapasan tetesan, dan biasanya memerlukan kontak tatap muka yang berkepanjangan.

5. Bagaimana monkeypox didiagnosis dan ditangani?

Pasien monkeypox ditangani di National Centre for Infectious Diseases (ST File)

Virus ini didiagnosis di laboratorium di mana virus diidentifikasi oleh sejumlah tes yang dilakukan di laboratorium khusus.

Tidak ada perawatan khusus atau vaksin yang tersedia untuk infeksi monkeypox, tetapi vaksinasi cacar terbukti 85 persen efektif dalam mencegah infeksi virus.

6. Apakah wabah mungkin terjadi di Singapura?

ST File

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, saat ini belum ada bukti bahwa penularan dari manusia ke manusia dapat mengakibatkan penyebaran infeksi.

Kementerian Kesehatan mengatakan risiko penyebaran monkeypox di Singapura cukup rendah.

(Uri.co.id, Tiara Shelavie)

Uri.co.id 6 Fakta Virus Monkeypox, Penyakit Cacar Monyet yang Pertama Kali Muncul di Singapura ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!