Musim Haji Tahun Ini, Jamaah akan Disajikan Makanan Bercita Rasa Indonesia

oleh

Uri.co.id, BANDA ACEH – Selama musim haji tahun, jamaah asal Indonesia seperti tidak perlu mengkhawatirkan soal makanan selama berada di tanah suci.

Karena pihak penyelenggara sudah menjamin akan menyediakan makanan yang bercita rasa Indonesia atau makanan nusantara.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hj Sri Ilham Lubis, Lc. M.Pd kepada Media saat berkunjung ke Banda Aceh, Kamis (9/5/2019).

Sri Ilham Lubis menjelaskan, pihaknya dapat menyesuaikan cita rasa masakan jamaah sesuai selera daerah masing-masing.

Menurutnya, hal itu menjadi sebuah keuntungan bagi jamaah haji Indonesia.

Katanya, jamaah Haji Aceh akan tinggal di wilayah Syisyah, dengan sistem zonasi yang mulai berlaku tahun ini lebih memudahkan pengawasan, koordinasi dan memudahkan pelayanan.

“Bisa dikatakan tahun ini adalah tahun peningkatan layanan bagi jamaah haji, karena semua sudah meningkat, transportasi ,hotel seluruhnya sudah hotel standart bintang tiga, konsumsi juga sudah memenuhi cita rasa indonesia dan standar gizi,” ujarnya.

Sri Ilham mengatakan, bahwa proses persiapan untuk layanan akomodasi, katering, dan transportasi bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi sudah selesai 100 persen.

“Persiapan haji tahun ini sudah dimulai sejak tahun lalu, saat penandatangan MoU Menag dengan perhajian Arab Saudi, termasuk penetapan kuota untuk Indonesia. Alhamdulillah untuk progres penyediaan Transportasi, Konsumsi dan akomodasi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi sudah siap 100 persen,” ujar Sri Ilham Lubis didampingi Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh.

Ia menambahkan, tahun ini ada beberapa perbedaan dan peningkatan pelayanan di Arab Saudi dibanding tahun lalu, diantaranya layanan catering di Arafah.

Kalau  tahun lalu jamaah yang tiba siang hari di Arafah tidak semuanya diberikan makan, akan tetapi tahun ini seluruh jamaah yang sampai siang hari di Arafah semuanya mendapatkan makan.  

Sri Ilham Lubis menjelaskan di Armina di arafah tendanya sudah tenda baru, menggunakan AC, penerangan menggunakan LED, karpetnya juga kualitas bagus.

Untuk Kuota penambahan 10.000 jamaah, pihaknya juga sudah mendapatkan informasi dari pihak muassasah tentang ketersediaan hotel di Arab Saudi 

“Tidak hanya untuk penempatan jamaah di Armina saja, tetapi layanan yang dibutuhkan oleh jamaah tambahan ini juga sudah kita siapkan semua,” ujarnya.

HM Daud Pakeh menyampaikan terimakasih kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang telah memilih Aceh menjadi salah satu dari tiga Provinsi di Indonesia untuk pelaksanaan kegiatan “Sosialisasi pelayanan jamaah Haji di Arab Saudi.” (*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!