Ini Lima Kunci Sukses yang Harus Dimiliki oleh Orang Berpuasa

oleh

Uri.co.id, BANDA ACEH – Semua umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Namun agar ibadah puasa bisa berakhir sukses dan meraih nilai taqwa, ada lima kunci yang harus dimiliki oleh orang berpuasa.

Tgk H Rahmadon Tosari Fauzi MEd PhD, alumnus Sudan menyampaikan itu kepada Uri.co.id, Jumat (10/5/2019) seusai mengisi dialog interaktif Ramadhan KWPSI di Radio Serambi FM dengan tema, ‘Kunci Sukses Ramadhan’.

Menurutnya kunci pertama setiap orang yang hendak berpuasa harus ada perencanaan sebelum melaksanakan ibadah puasa.

“Seperti orang maju caleg, ada persiapan baik finansial, ilmu, dan mental. Jika tidak ada persiapan kita bisa mengecewakan diri sendiri,” katanya.

Sebab, lanjutnya, bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan berkah serta bulan yang berbeda dari bulan-bulan lain. Kadar ibadah yang dilaksanakan dalam bulan ini akan dilipatgandakan oleh Allah swt. Tidak hanya ibadah wajib, begitu juga ibadah sunat.

Kedua, harus benar-benar paham bahwa ibadah yang dilakukan harus ikhlas.

Menurutnya, ibadah puasa yang dikerjakan itu tidak saja untuk mengharap pahala dari Allah swt, tapi juga mengharapkan hadirnya ridha Allah swt agar ibadah yang dikerjakan tidak sia-sia.

Ketiga menghadirkan hati.

“Artinya kita sadar bahwa kita sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Tapi kita sering tidak sadar bahwa pada bulan Ramadhan Allah menerima semua doa kita. Sebaliknya kita malah menantang kebatilan dengan sengaja melaksanakannya,” ujar dia.

Keempat adanya target.

“Misalnya hari ini kita sudah membuat amalan segini, ke depan harus lebih sampai tiga pase Ramadhan. Sampai memperoleh ketaqwaan,” ungkap Tgk Rahmadon.

Kelima memaksimalkan suplemen yang diberikan oleh Allah swt di bulan Ramadhan.

Maksudnya adalah, kelebihan yang diberikan Allah dalam bulan Ramadhan harus bisa dimanfaatkan dengan baik, karena kelebihan itu tidak tidak ditemukan pada bulan lain.

“Misalkan, selama ini kita tidak iba hati melihat kondisi Palestina. Setelah puasa kita harus menjadi iba. Dengan menjalankan ibadah puasa kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh miskin yang tidak makan di belahan dunia. Artinya, puasa ini melatih kita,” katanya.

Di bagian akhir, Tgk Rahmadon menjelaskan, selama 30 hari Ramadhan harus dimanfaatkan untuk kebaikan.

“Jika lima hal itu bisa kita lalui. Maka kita sukses melalui Ramadhan sehingga kita bisa mencapai taqwa. Karena di luar bulan Ramadhan, susah kita dapat nilai taqwa,” ujarnya.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!