Api Hanguskan Tujuh Rumah di Wihni Bakong | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Api Hanguskan Tujuh Rumah di Wihni Bakong

Foto Api Hanguskan Tujuh Rumah di Wihni Bakong

TAKENGON – Sebanyak tujuh unit rumah di Kampung Wihni Bakong, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (17/6) siang, sekira pukul 13.30 WIB hangus diamuk api. Sebagian besar harta benda milik korban juga ikut terbakar yang terjadi usai shalat Jumat, tetapi tidak ada korban jiwa. kecuali ada beberapa warga mengalami luka-luka.

Belum diketahui penyebab musibah itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan dalam kejadian itu, tidak sampai satu jam deretan rumah yang berada tepat di pinggir ruas jalan utama Kota Takengon menuju Angkup, Kecamatan Silih Nara, telah rata dengan tanah. Pasalnya, selain bangunan rumah seluruhnya berkontruksi papan, juga berada di kawasan padat penduduk.

Bukan hanya itu, api dengan cepat menjilati seluruh rumah warga di Kampung Wihni Bakong lantaran pada saat kejadian kebakaran angin bertiup kencang sehingga kejadian tersebut, berlangsung cepat. Untuk memadamkan api, dikerahkan beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Takengon maupun dari pos pemadam Angkup, Kecamatan Silih Nara.

Menurut penuturan sejumlah saksi mata yang melihat langsung kejadian itu, kobaran api awalnya hanya membakar satu rumah warga, tetapi karena kondisi bangunan yang seluruhnya berkontruksi kayu, sehingga api cepat ke rumah-rumah lainnya. “Kami sempat berusaha untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, tapi tidak berhasil,” kata Suwandi, warga Wihni Bakong kepada Serambi, Jumat (17/6) di lokasi kejadian.

Disebutkan, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi terlambat karena harus didatangkan dari Pos Angkup dan Kota Takengon. Adapun rumah rusak berat yang hangus terbakar milik Nurdinah, Ramli, Syadikin, Ismail, Iwan Taufika, Saamat dan Azhar Putra.

Untuk rumah rusak ringan yaitu milik Azhar, dan yang terkena imbas, milik Ibnu Yamin, Iskandar, Mustafa, Zam Zami, dan Ilwin. Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, tetapi dua warga, Ramli dan Hamsah dikabarkan mengalami ketika membantu memamdamkan api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, Jauhari, Jumat (17/6) mengatakan, awalnya pihak mengerahkan dua unit mobil pemadam. “Tapi karena api terus membesar, seluruh armada dari Kota Takengon dan Angkup dikerahkan ke lokasi kejadian,” jelas Jauhari.

Jauhari menjelaskan korban kebakaran masih didata, tetapi bantuan masa panik akan disalurkan. “Kita akan membangun tenda darurat, karena tujuh kepala keluarga yang kehilangan tempatt tinggal akibat kejadian ini,” sebutnya.

Paska kejadian, para korba kebakaran dibantu sejumlah masyarakat ikut membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Bahkan, warga memadati lokasi kebakaran untuk melihat langsung kejadian itu. “Kadang-kadang, ramainya warga serta parkir sembarangan, membuat proses pemadaman terhambat. Ini yang menjadi kendala selama ini,” ujar Jauhari.(my) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id