Nafasindo Serahkan 347,4 Ha Sawit | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Nafasindo Serahkan 347,4 Ha Sawit

Foto Nafasindo Serahkan 347,4 Ha Sawit

* Konflik dengan Warga Dianggap Selesai
SINGKIL – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Nafasindo bersedia menyerahkan lahan seluas 347,4 hektare (Ha) kepada masyarakat 22 desa dalam empat kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil. Dengan penyerahan lahan berisi kebun kelapa sawit tersebut, maka konflik antara perusahaan asal Malaysia itu dengan warga yang telah berlangsung bertahun-tahun dinyatakan selesai.

Juru Bicara Warga Zulyadin Jumat (17/6) mengatakan, berita acara kesepakatan tentang kesediaan perusahaan menyerahkan tanah pada masyarakat seluas 347,4 Ha telah disetujui kedua belah pihak. Persetujuan diperolah dalam rapat yang dihadiri Asisten Pemerintahan Sekda Aceh Muzakkar A Gani, Bupati Aceh Singkil Safriadi, perwakilan perusahaan Saripol Bahri Karim, masyarakat dan unsur terkait lainnya.

“Kesepakatan itu diperoleh dalam rapat penyelesaian sengketa dan konflik tanah HGU Nafasindo dengan masyarakat kemarin (Kamis 16 Juni) di kantor bupati Aceh Singkil,” kata Zulyadin.

Selanjutnya sesuai isi berita acara rapat yang juga  diterima Serambi, Bupati Aceh Singkil akan membentuk tim identifikasi tanah yang akan diserahkan ke masyarakat. Setelah selesai, tanah akan diserahkan Gubernur Aceh Zaini Abdullah kepada masyarakat 22 desa di empat kecamatan yakni, Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah dan Kota Baharu.

“Penyerahan itu dijadwalkan September mendatang oleh Gubernur secara simbolis,” ujar Zulyadin. Perusahaan tidak menyerahkan lahan secara langsung ke masyarakat, tetapi melalui Pemkab. Selanjutnya Pemkab yang akan mendistribusikannya setelah proses identifikasi. Warga berharap penyerahan lahan berisi perkebunan kelapa sawit itu dilakukan tepat waktu. Warga juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh dan para pihak dalam menyelesaikan konflik antara perusahaan dengan warga.

Rincian
Luas Lahan
BERDASARKAN berita acara lahan yang diserahkan pada warga seluas 347,4 Ha dengan rincian seluas 120 Ha berasal dari 400 Ha tanah yang diserahkan PT Nafasindo kepada Pemkab Aceh Singkil, melalui surat Nomor 125/KANDIR/X/2014 tanggal 13 Oktober 2014. Sesuai telaah teknis BPN setempat lahan itu masuk dalam areal penggunaan lain seperti transmigrasi. Sisanya 227,4 Ha berasal dari lahan seluas 758 Ha yang saat ini telah diberikan izin lokasi oleh Bupati Aceh Singkil kepada Nafasindo.(de) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id