PETA Desak Aparat Hukum Proses Pemukulan Bardan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PETA Desak Aparat Hukum Proses Pemukulan Bardan

Foto PETA Desak Aparat Hukum Proses Pemukulan Bardan

TAKENGON – Markas Besar Laskar Komando Front Pembela Tanah Air (PETA) Aceh Tengah mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus pemukulan anggota DPRA, Bardan Sahidi oleh sekelompok orang di HR Café, Takengon, Sabtu 27 Februari 2016.

Panglima PETA, Zainuddin Cibro alias Udin Brewok dalam siaran pers-nya yang diterima Serambi, Selasa(1/3) malam menyampaikan lima poin pernyataan sikap terkait kasus yang mereka nilai sangat memprihatinkan itu.

Pada poin pertama pernyataannya, Komando PETA menulis tidak mentolerir pemukulan terhadap anggota DPRA Bardan Sahidi atau pejabat lainnya dengan alasan apapun.

Komando PETA siap mendampingi para pejabat, baik dari Pusat maupun daerah yang sedang melaksanakan tugas negara maupun investor yang akan berinvestasi di wilayah Aceh Tengah.

Komando PETA mengimbau seluruh masyarakat Aceh Tengah agar dalam menyelesaikan masalah senantiasa mengedepankan azas musyawarah dan menghindari penyelesaian masalah dengan cara-cara kekerasan. “Komando PETA berharap peristiwa pemukulan terhadap pejabat tidak terulang lagi demi langgengnya perdamaian di Aceh khususnya di Aceh Tengah,” begitu bunyi pernyataan dalam poin empat.

Sedangkan pada poin terakhir, Komando PETA meminta penegak hukum untuk memproses pelaku pemukulan terhadap anggota DPRA Bardan Sahidi agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.(nas) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id