Banjir Luapan Rendam 27 Rumah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Banjir Luapan Rendam 27 Rumah

Foto Banjir Luapan Rendam 27 Rumah

* Sejumlah Warga Mengungsi

BLANGPIDIE – Sedikitnya 27 rumah masyarakat di pesisir pantai kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali terendam banjir luapan akibat tertutupnya mulut muara dengan pasir yang dibawa gelombang pasang.

“Padahal empat hari yang lalu baru saja dikeruk. Tapi hari ini (kemarin) sudah tertutup lagi dan air kembali masuk rumah kami,” ujar Jamil, warga Padang Panjang Kecamatan Susoh kepada Serambi, Minggu (12/6). Menurutnya, akibat banjir luapan tersebut, sebagian warga harus mengamankan barang ke tempat yang lebih tinggi. Sedangkan beberapa penduduk memilih mengungsi.

“Saya terpaksa mengungsi dulu menunggu air surut. Kalau hujan ini tidak reda, maka air ini akan terus naik,” ungkapnya. Tarmizi, Keuchik Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan mengatakan banjir luapan yang merendam rumah penduduk akibat muara di Padang Kawa tersumbat.

“Kalau masuk musim barat pasti rumah warga terendam. Kejadian seperti ini sempat terhenti saat dibuat break water (pemecah ombak). Tapi sekarang break water sudah rusak dan hilang, maka kejadian seperti ini harus kami terima lagi,” ujar Tarmizi. Menurutnya akibat tertutupnya muara Padang Kawa tersebut, selain merendam rumah warga setempat, juga merendam belasan rumah di Desa Blangpadang.

Sementara itu Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Aceh Barat Daya (Abdya) menyalurkan bantuan masa panik kepada korban banjir luapan di Kecamatan Tangan-Tangan. “Total rumah yang terendam ada 27 unit. Bantuan yang kita salurkan untuk 27 rumah ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena musibah,” ujar Kepala Dinsosnakertrans Abdya Nazaruddin seusai menyerahkan bantuan kemarin.

Bantuan masa panik yang diserahkan berupa mi instan, minyak goreng, jilbab, baju dan peralatan sekolah. Menurut Nazaruddin bantuan tersebut bersumber dari APBA yang dititipkan di Dinsosnakertrans Abdya untuk disalurkan kepada masyarakat yang terkena musibah dan bencana alam di Kabupaten Abdya. Selain itu, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan masa panik kepada sejumlah korban banjir luapan di pesisir pantai di Abdya. “Besok (hari ini-red) akan kita serahkan bantuan kepada korban air luapan,” tegasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Amiruddin menyebutkan pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk mengeruk mulut muara yang tersumbat. “Sudah kita turunkan petugas dan beko untuk melakukan penggalian muara Padang Kawa,” ujar Kepala BPBK Abdya Amiruddin kepada Serambi kemarin. Informasi yang diperoleh, kedalaman banjir luapan mencapai 10 cm hingga 60 cm dan telah berlangsung beberapa hari. Banjir luapan juga merendam kebun kacang tanah masyarakat.(c50) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id