Illiza Umumkan Calon Wakil Usai Lebaran | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Illiza Umumkan Calon Wakil Usai Lebaran

Foto Illiza Umumkan Calon Wakil Usai Lebaran

BANDA ACEH – Bakal calon (balon) wali kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE mengatakan akan mengumumkan calon wakilnya pada pilkada mendatang usai lebaran Idul Fitri 1437 hijriah. Untuk calon wakilnya tersebut, Illiza hanya membocorkan berasal dari partai politik berbasis nasional (parnas).

“Insyaallah nantilah habis-habis lebaran (akan diumumkan kepada publik), kita coba bangun komunikasi lagi. Kita tidak bisa sebutkan nama-namanya sekarang,” katanya menjawab Serambi, Senin (6/6) siang.

Illiza yang kini menjabat Wali Kota Banda Aceh mengungkapkan saat ini ia sudah mengantongi enam nama calon pendamping yang berasal dari parnas. Tiga nama di antaranya berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banda Aceh yang saat ini sudah mendeklarasikan usungan terhadap dirinya.

Selain PKS, tambah Illiza, dua partai lokal juga sudah menyatakan mengusung dirinya yaitu Partai Aceh (PA) dan Partai Damai Aceh (PDA). Dengan berkoalisinya tiga partai peraih kursi di DPRK Banda Aceh—PA (4), PDA (1), dan PKS (4)-maka sudah cukup bagi Illiza mencalonkan diri meskipun tak didukung PPP sebagai partai dirinya.

Menurutnya, selama ini dirinya terus membangun komunikasi secara intens dengan semua partai politik kecuali PAN. “Sebab yang namanya wakil itu harus chemistry dengan kita, satu visi-misi, yang paling penting lagi kita niatnya untuk ibadah. Karena posisi wakil tidak semua orang bisa berada pada posisi tersebut,” katanya.

Illiza menjelaskan, dalam memilih pendamping harus melihat sosok yang bisa diajak kerja sama sehingga ada kestabilan dalam memimpin. Dia mengatakan, kekompakan menjadi faktor utama dalam membangun daerah. Karena itu, Illiza akan memilih calon wakilnya sosok yang bisa diajak kerja sama dalam membangun kota.

“Kayak sekarang misalnya, walaupun kita (Illiza dan Zainal Arifin) tidak maju bersama karena Pak Wakil sudah duluan punya pasangan, saya pikir itu sah-sah saja. Tapi roda pemerintahan kita tetap harus selesaikan secara bersama dengan baik, di situ perlu kedewasaan berpolitik,” ungkap dia.(mas) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id