PIN Polio di Banda Aceh 8 hingga 15 Maret 2016 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PIN Polio di Banda Aceh 8 hingga 15 Maret 2016

Foto PIN Polio di Banda Aceh 8 hingga 15 Maret 2016

BANDA ACEH – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kota Banda Aceh akan berlangsung pada tanggal 8-15 Maret 2016. Sasarannya seluruh bayi di bawah lima tahun (balita) yang terdapat di kota ini, termasuk pendatang yang berada di Banda Aceh dalam pekan tersebut.

Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal mengimbau orang tua yang memiliki balita di Kota Banda Aceh agar memanfaatkan kesempatan PIN Polio yang hanya satu pekan ini untuk membawa anak balitanya ke pos-pos PIN yang tersebar di seluruh Kota Banda Aceh guna mendapatkan imunisasi polio.

“Imunisasi ini sangat penting, demi mencegah anak terjangkit penyakit polio,” kata Illiza kepada Serambi di Banda Aceh, Senin (29/2) sore.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banda Aceh, dr Media Yulizar MPH menyebutkan, bahwa pihaknya menargetkan 100 persen cakupan imunisasi polio bulan ini di Banda Aceh.

Menurut Media Yulizar, imunisasi polio bisa didapatkan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), pos pelayanan terpadu (posyandu), dan pos pekan imunisasi nasional (PIN) lainnya. “Terdapat 280 pos PIN di Banda Aceh,” kata Media.

Launching tetes perdana polio baik untuk tingkat Provinsi Aceh maupun untuk tingkat Kota Banda Aceh dipusatkan di Masjid Baitul Mukminin, Jalan Prof Ali Hasjmy, Gampong Lamteh, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Tetes perdana polio tersebut akan dilakukan oleh para pemimpin Aceh dan Pemko Banda Aceh, termasuk oleh pengurus PKK provinsi dan kota. “Mudah-mudahan bisa hadir untuk me-launching program ini Pak Gubernur Aceh, Ibu Wali Kota Banda Aceh, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, serta pengurus PKK Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh,” kata Media Yulizar.

Dunia kesehatan mengenal dua macam imunisasi polio. Pertama, vaksin virus polio oral. Diberikan dengan cara diteteskan ke mulut bayi. Vaksin jenis kedua berupa vaksin polio inactivated, berisi virus polio yang sudah tidak aktif. Pemberiannya dilakukan dengan cara suntikan. Diberikan sebanyak tiga kali dengan jarak dua bulan. Sejauh ini, vaksin polio di Aceh diberikan per oral, dengan cara diteteskan ke mulut bayi. (dik) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id