Ini Prodi Terfavorit di Unsyiah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Prodi Terfavorit di Unsyiah

Foto Ini Prodi Terfavorit di Unsyiah

Laporan Yarmen Dinamika | Banda Aceh

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – Sebanyak 42.663 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dari seluruh Indonesia memilih Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sebagai salah satu pilihan mereka.

Bahkan 14.720 orang di antaranya menempatkan Unsyiah sebagai pilihan pertamanya. Mereka akan ikut ujian tulis pada Selasa (31/5/2016).

Humas SBMPTN Unsyiah, Dr Ilham Maulana kepada aceh.Uri.co.id, Senin (30/5/2016) malam menyebutkan, lima program studi (prodi) paling favorit untuk kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) di Panitia Lokal Banda Aceh adalah Pendidikan Dokter, Informatika, Farmasi, Teknik Sipil, dan Ilmu Keperawatan.

Sedangkan prodi yang paling diminati untuk Bidang Sosial dan Humaniora (Soshum) adalah Manajemen, Ilmu Hukum, dan Akuntansi. Di sisi lain, Prodi Fisika, Proteksi Tanaman, Kimia, Teknik Geofisika, dan Teknik Geologi, relatif paling minim peminatnya.

Ilham juga menyebutkan, 14.493 orang lulusan SMA/SMK/MA hari ini, Selasa (31/5/2016) akan mengikuti ujian tulis SBMPTN tahun 2016 di Panitia Lokal Unsyiah Banda Aceh.

Sebanyak 4.894 orang di antaranya adalah pemilih kelompok Saintek dan 3.826 orang pemilih kelompok Soshum, sedangkan 5.773 orang sisanya memilih kelompok campuran.

Lokasi ujian tertulis hari ini tersebar di beberapa tempat di Banda Aceh. Selain menggunakan semua fasilitas kelas dan aula di Unsyiah dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, beberapa gedung sekolah juga dipergunakan untuk pelaksanaan PBT SBMPTN tahun ini.

Sekolah yang digunakan untuk tujuan ini mencapai sekolah-sekolah yang berada di Kampung Mulia, seperti SMA 2 Banda Aceh.

Sementara itu, di Sub-Panitia Lokal Meulaboh (Universitas Teuku Umar, red), jumlah peserta SBMPTN tercatat 1.186 orang.

Tahun lalu, kata Ilham, jumlah peminat pilihan pertama ke Unsyiah adalah 14.932 orang. Jadi, jika ditotal jumlah peminat pilihan pertama, kedua, dan ketiga ke Unsyiah tahun lalu, tercatat 45.120 orang peminat yang memilih prodi di Unsyiah sebagai tujuan mereka.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini 60 peserta SBMPTN akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (Computer Based Testing, CBT), sedangkan sisanya tetap mengikuti ujian tulis berbasis kertas (Paper Based Testing, PBT) seperti biasa.

Kuota CBT menjadi rebutan di semua tempat pelaksanaan SBMPTN di seluruh Indonesia, sehingga 60 kursi CBT yang tersedia di Unsyiah habis setelah tiga hari pendaftaran dibuka.

Penerapan sistem testing CBT tahun ini baru dilakukan pada 30 lokasi ujian saja. Salah satu lokasinya adalah Unsyiah yang dilaksanakan di Gedung ICT Lantai 2. (*)

(uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id