Pelatda PON tak Serentak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pelatda PON tak Serentak

Foto Pelatda PON tak Serentak

BANDA ACEH – Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Aceh menghadapi PON di Jawa Barat, September mendatang. Untuk tahap awal, maka sebanyak enam cabang olahraga dipastikan mengikuti Pelatda tersebut.

Ketua Pelatda PON Aceh, H Bachtiar Hasan kepada Serambi mengatakan, enam cabang itu terdiri dari angkat besi, atletik, tarung derajat, terjun payung, menembak, dan drum band. “37 atlet dari enam cabang itu sudah berlatih sejak Kamis (25/2) lalu,” jelasnya sore kemarin. Keputusan untuk memberi kesempatan berlatih secara terpadu selama tujuh bulan, tambah Bachtiar, karena ke-37 atlet tersebut merupakan peraih medali emas ketika mengikuti Prakualifikasi PON (Pra-PON) 2016 lalu. Apalagi, mereka ini termasuk atlet yang diproyeksikan Tanah Rencong untuk bisa mempertahankan medali emas ketika pesta empat tahunan itu.

Seperti diketahui, prestasi mengesankan direbut terjun payung saat tampil sebagai juara umum Pra-PON di Bandung. Kemudian, aksi Boni dkk kembali dipertunjukkan ketika kembali juara umum di kejuaraan yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, akhir tahun lalu. Dan mereka memilih untuk TC di Jakarta.

Angkat besi menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Aceh selama Pra-PON. Bertanding di GOR Soreang, Kabupaten Bandung, para lifter Tanah Rencong berhasil mempersembahkan empat emas. Malahan, lifter putra, Surahmat dipastikan membela Indonesia di Olimpiade yang berlangsung di Rio Janeiro, Brasil, tahun ini.

Tarung derajat yang merupakan cabang tradisi penyumbang medali PON sejak di Kalimantan Timur 2008 juga tak kalah gemilang. Ya, cabang yang diketua Nuzuli MS sukses mendulang tiga emas di Pra-PON di GOR Soreang, Kabupaten Bandung. Tentu saja, mereka akan mempertahankan tradisi meraih medali emas dari aksi Kandar Hasan, Suhermansyah dan nomor seni gerak.

Sementara atletik berjaya di Pra-PON dari kayuhan atlet pengalaman, Syahrial. Bahkan, pemecah rekor nomor lompat tinggi 23 tahun itu akan kembali unjuk kemampuan di Bandung nanti. Sedangkan menembak dan drum band akan mencoba mempertahankan prestasinya di Pra-PON. Bachtiar merincikan, jumlah atlet terjun payung 14 orang, tarung derajat (6), drum band (10), menembak (3), atletik dan angkat besi masing-masing dengan dua orang. “Khusus untuk terjun payung, para atlet berlatih di Jakarta. Sementara Peltda drum band mengambil lokasi di Lhokseumawe,” ungkap Sekum Persani Aceh itu.

Sebagaimana diketahui, dalam Pra-PON dan Porwil di Bangka Belitung 2016 lalu, Kontingen Aceh mengumpulkan 22 emas, 21 perak, serta 26 perunggu. Dari arena Porwil ini, Serambi Mekkah merebut 9 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Sementara di Pra-PON sejumlah cabang, maka Aceh mengoleksi 13 emas, 11 perak, dan 16 perunggu.

“Kita berharap, prestasi baik di Pra-PON dan Porwil ini hendaknya bisa dipertahankan di Bandung nanti. Karenanya, kita berkeinginan Kontingen Aceh sukses memperbaiki peringkat dari PON sebelumnya. Apalagi, kita juga meloloskan 195 atlet dari 31 cabang,” pungkas Bachtiar yang juga Wakil Ketua II KONI Aceh.(ran) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id