Imigrasi Sabang Bentuk Tim POA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Imigrasi Sabang Bentuk Tim POA

  • Reporter:
  • Selasa, Mei 31, 2016
Foto Imigrasi Sabang Bentuk Tim POA

SABANG – Kantor Imigrasi kelas II Kota Sabang, membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (POA). Tim yang diketuai Kepala Kantor Imigrasi Kota Sabang, Drs Imam Sutadi, itu dikukuhkan oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Aceh, Samadan, di Hotel Nagoya, Sabang, Selasa (30/5).

Samadan, usai pebentukan dan pengukuhan tim yang dilakukan dalam acara diseminasi wawasan keimigrasinan kepada pemerintah daerah itu, kepada Serambi mengatakan, tim POA yang telah dikukuhkan itu berjumlah 23 orang yang berasal dari berbagai instansi yang mempunyai tugas pokok dan fungsi terkait dengan orang asing, seperti Kepolisian, BAIS, BIN, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Kantor Kementerian Agama, Dinas Kesehatan dan Dinas Kelautan.

Tujuan dibentuknya tim itu untuk mensinergikan sekaligus memberdayakan berbagai instansi atau lembaga terkait dalam rangka turut serta berperan melakukan pengawasan orang asing, meski nanti selanjutnya kewenangan untuk pemulangannya ada di Kantor Imigrasi. “Tujuan dibentuknya tim itu supaya informasi dari berbagai instansi itu bisa masuk ke Imigrasi untuk ditindaklanjuti,”katanya.

Terkait dengan diseminasi wawasan keimigrasian yang diberikan pada kesempatan itu, supaya anggota-anggota tim pengawasan orang asing ini juga memperoleh wawasan tentang kebijakan keimigrasian sebagai bahan atau bekal dalam melakukan pengawasan orang asing, sehingga tahu orang asing mana, dari mana, tinggalnya dimana dan untuk apa saja tinggal di Pulau Weh.

“Sesuai dengan kebijakan pemerintah kita sudah membuka pintu supaya banyak wisatawan manca negara itu masuk ke Indonesia. Ketika mereka benar masuk ke sini dan bermanfaat untuk umum silahkan saja, tidak usah diganggu. Tapi antisipasi terhadap pelanggar yang dilakukan, karena tidak tertutup kemungkinan kemudahan yang diberikan kepada orang asing untuk masuk ke Indonesia di salahgunakan,”katanya.

Ditanya apakah selama ini ada orang asing yang melakukan pelanggaran sehingga harus harus diawasi. Secara tegas Samadan mangakui bahwa ada beberapa orang yang asing yang tidak taat pada aturan-aturan, seperti tidak taat penggunaan izin tinggal, dan hal-hal lain.(az) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id