Data Sangat Dibutuhkan untuk Pembangunan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Data Sangat Dibutuhkan untuk Pembangunan

Foto Data Sangat Dibutuhkan untuk Pembangunan

BANDA ACEH – Data kini menjadi salah satu faktor yang paling penting dalam penelitian dan perencanaan pembangunan. Untuk perencanaan pembangunan, misalnya, peranan data menjadi sangat krusial (menentukan), terutama dalam merancang dan memastikan program apa yang hendak dilakukan.

Pentingnya penggunaan data yang baik dan benar tersebut mengemuka dalam kuliah umum dengan tema “Peran Data untuk Kesinambungan Pembangunan” yang disampaikan Hermanto MM, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Senin (30/5).

Optimalisasi penggunaan data dengan menggunakan data yang bersumber dari BPS merupakan suatu kebijakan baru Presiden Jokowi. Presiden memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga untuk hanya menggunakan data BPS sebagai rujukan utama.

Ini berawal dari banyaknya data yang tidak akurat dan informasi dari berbagai kementerian dan lembaga yang mengakibatkan tak maksimalnya kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah.

Di samping itu, kata Hermanto, dengan adanya data, maka pemerintah atau pihak-pihak lain yang berkepentingan dapat menggunakannya untuk menjelaskan dinamika perekonomian daerah bagi suatu perencanaan pembangunan ekonomi. Misalnya, dengan melihat kecenderungan pola musiman dalam pertumbuhan ekonomi pada kurun waktu tertentu.

Data tersebut, menurut Hermanto, diperoleh BPS dengan melakukan penelitian dan survei secara komprehensif dan berkesinambungan. Adapun durasi survei yang dilakukan BPS, yaitu mulai dari survei mingguan seperti survei harga, survei bulanan, tahunan, hingga sensus. Di sisi lain, Hermanto juga mengemukakan bahwa melalui peran data dan statistik orang dapat memprediksi kenaikan harga maupun inflasi pada waktu-waktu tertentu.

“Di Aceh, inflasi yang tinggi kerap terjadi pada momen menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya. Sudah menjadi tradisi warga Aceh menyambut bulan Ramadhan dengan tradisi meugang. Tren statistik menunjukkan, saat menjelang Ramadhan harga-harga naik disertai dengan meningkatnya inflasi di Aceh,” kata Hermanto.

Data mengenai tren harga daging meugang selalu meningkat seharusnya dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk melakukan intervensi agar harga daging sapi khususnya dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. “Misalnya, dengan menggandeng pihak swasta pemerintah dapat mempersiapkan skema subsidi agar harga daging meugang dapat dibeli dengan harga yang lebih murah,” saran Hermanto.

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI Unsyiah, Dr Zaki M Fuad secara khusus mengupas urgensi dan penggunaan data yang dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat nanti. “Allah Swt mempunyai data yang sangat lengkap dan secara detail mampu merekam segala perbuatan manusia di dunia saat ini,” pungkasnya. (dik) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id