Ratusan Ha Padi Diserang Tungro | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ratusan Ha Padi Diserang Tungro

Foto Ratusan Ha Padi Diserang Tungro

TAPAKTUAN – Ratusan hektar tanaman padi berumur dua bulan 50 hari di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan terancam gagal panen akibat diserang penyakit Tungro. Menurut keterangan petani setempat, penyakit Tungro tidak hanya merusak daun padi, namun juga membuat akar padi busuk. Selain itu, penyakit tersebut juga cepat menular sehingga sulit dibasmi.

“Para petani kebingungan, sebab tidak ada obat yang bisa mencegah dan membasminya,” ungkap seorang petani Meukek kepada Serambi, Sabtu (28/5). Penyuluh Pertanian Kuta Buloh I, Kuta Buloh II dan Blang Bladeh dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Meukek Ir Arisman menyebutkan penyakit busuk akar dan menguningnya daun padi itu akibat padi ditanam pada masa peralihan musim.

“Seharusnya penanaman tahun ini lebih cocok pada bulan Mei. Selain itu, waktu adanya gejala seharusnya batang padi yang mulai terserang itu dicabut, kalau sudah menyebar sudah susah dibasmi karena sifatnya menular,” katanya kepada Serambi, Sabtu (28/5).

Dia sebutkan untuk memutuskan siklus hama ini ke depan harus ada peralihan penanaman dari padi ke kacang atau lahan dibiarkan telantar selama satu kali tanam. Jika tidak maka siklus hama tidak akan putus. Menurutnya kalau usia padi sudah mencapai dua bulan 50 hari, tidak bisa lagi diantisipasi dan dicegah. Sehingga bisa dipastikan bakal terjadi gagal panen.

“Usia padi yang terkena hama Tungro ini sudah di ambang batas tidak bisa kita antisipasi lagi,” ungkapnya. Arisman juga menyebutkan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Aceh dan kabupaten sudah turun membantu pupuk untuk membasmi hama penyakit tersebut dengan pestisida. Anggota DPRA Yunardi Natsir menyatakan prihatin dengan kondisi tersebut para petani.

“Bupati berharap hasil panen Aceh Selatan melimpah, sedangkan tanaman padi kita sendiri diserang hama. Jadi bagaimana harapan dan cita-cita mulia itu bisa terwujud kalau kondisinya seperti ini.” katanya.(tz) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id