Kadin: Tinjau Ulang Ingub BPJS | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kadin: Tinjau Ulang Ingub BPJS

Foto Kadin: Tinjau Ulang Ingub BPJS

TAPAKTUAN – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Aceh Selatan meminta gubernur meninjau kembali Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor: 06 /INSTR/2014 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Provinsi Aceh. Peninjauan kembali tersebut diusulkan terkait dengan penetapan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 163.000/bulan yang dinilai memberatkan pengusaha jasa konstruksi di Aceh. “Bagi pengusaha konstruksi yang memperoleh pekerja penunjukan langsung (PL) tentu iuran tersebut tidak sebanding dengan paket pekerjaan,” kata Ketua Kadin Aceh Selatan Khaidir Amin kepada Serambi, Kamis (26/5).

Disebutkan selain harus menutupi iuran BPJS Ketenagakerjaan, pengusaha konstruksi juga harus membayar beban BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh harian lepas. “Belum lagi ditambah dengan biaya pajak perusahaan, infak daerah, serta perpanjangan izin perusahaan, tentu semua itu juga butuh biaya dan sangat memberatkan pengusaha konstruksi yang hanya mendapat paket proyek PL,” ungkap Khaidir.

Karenanya, Khaidir meminta gubernur untuk meninjau kembali Ingub tersebut. “Seharusnya sebelum diterapkan, perlu disosialisasikan dulu ke asosiasi dan pelaku usaha, sebab instruksi tersebut belum semua asosiasi dan pengusaha konstruksi mengetahui,” katanya.

Khaidir menyebutkan pihaknya mengaku baru mengetahui adanya Instruksi Gubernur Aceh tentang BPJS Ketenagakerjaan dalam minggu ini saat anggotanya mengurus izin di Badan Penyelenggara Perizinan Terpadu (BP2T) Aceh Selatan.

“Saat itu pihak BP2T menyampaikan syarat-syarat pengurusan SIUP dan SITU, salah satunya harus mengurus BPJS Ketenangakerjaan baru bisa dikeluarkan SIUP dan SITU,” ungkapnya. “Untuk bulan pertama harus dibayar saat pengurusan BPJS Ketenagakerjaan, dan untuk bulan selanjutnya harus dibayar setiap bulannya,” tambah Khaidir.(tz)

alasan peninjauan

* Besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan memberatkan pengusaha jasa konstruksi di Aceh
* Bersaran iuran tak sebanding dengan paket pekerjaan
* Perusahaan harus membayar beban BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh harian lepas
* Perlu adanya sosialisasi ke asosiasi dan pelaku usaha (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id