Farhan Hanya Akan Maju Melalui Parpol | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Farhan Hanya Akan Maju Melalui Parpol

Foto Farhan Hanya Akan Maju Melalui Parpol

BANDA ACEH – Bakal calon gubernur (Balongub) Aceh, Ahmad Farhan Hamid, menyampaikan bahwa dirinya hanya akan maju melalui jalur partai politik (parpol). Ia memastikan tidak akan maju melalui jalur persearangan/independen.

Hal itu disampaikan Farhan Hamid saat mengunjungi Kantor Harian Serambi Indonesia, di Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (26/5). Kedatangannya disambut Pemimpin Umum Serambi Indonesia, Sjamsul Kahar, Pemimpin Perusahaan, Mohd Din, Redaktur Pelaksana, Yarmen Dinamika, dan Manajer Cetak Komersil, Firdaus.

“Saya hanya akan maju pada pilkada mendatang bila diusung oleh parpol, jadi saya tidak akan maju melalui independen, sebab sejak awal saya tidak mempersiapkan diri melalui jalur independen,” ujar Farhan.

Sejauh ini, mantan Wakil Ketua MPR RI ini mengaku sudah mendapatkan dukungan dari Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, yang disampaikan pada Januari 2016 lalu saat acara temu anggota legislatif dan Latihan Kader Amanat Dasar (LKAD) khusus, di Asrama Haji Banda Aceh.

Namun dalam mengusung calon Gubernur Aceh pada Pilkada 2017, lanjut Farhan, PAN tetap memiliki mekanisme partai, dimana calon gubernur diputuskan oleh DPP PAN atas rekomendasi dari pengurus DPW PAN Aceh.

Farhan menyebutkan, ada empat calon yang sudah mendaftar ke PAN dan telah melewati seleksi internal partai, yaitu Ahmad Farhan Hamid, Tarmizi A Karim, Irwandi Yusuf, dan Anwar Ahmad (Ketua DPW PAN Aceh). “Namun hingga saat ini PAN belum mengumumkan secara resmi calon gubernur yang akan diusung nanti,” ucapnya.

Farhan menyebutkan, untuk mengusung pasangan calon pada pilkada nanti, maka PAN diharuskan berkoalisi dengan partai lain. PAN hanya memiliki tujuh kursi di DPRA, sedangkan syarat untuk mengusung calon harus memiliki sebanyak 13 kursi.

Farhan melihat PAN masih berpeluang berkoalisi dengan beberapa partai yang belum menyatakan dukungan secara final kepada calon gubernur pada Pilkada nanti. Sedangkan untuk calon wakil, Farhan mengaku sudah memiliki beberapa nama wakil jika ia memang diusung untuk maju nanti.

Dalam pembangunan Aceh ke depan, Farhan melihat keberadaan gampong dan mukim sebagai wilayah yang strategis untuk dikembangkan. Sebab lembaga mukim hanya ada dalam sistem Pemerintahan Aceh.

Menurutnya, kedepan harus diusulkan agar mukim menjadi perpanjangan tangan dari pemerintahan provinsi, sehingga dapat dijadi pusat pelayanan kesehatan dan pusat pertanian dengan alat yang modern.

Alasan lain, harus difokuskan pembangunan di gampong, yaitu untuk menghindari terjadi migrasi penduduk dari desa ke kota pada masa yang akan datang. Sehingga gampong harus dikondisikan sebagai pemukiman yang produktif.(mun) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id