Polisi Bekuk Sindikat Penjual Mobil Bodong | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Bekuk Sindikat Penjual Mobil Bodong

Foto Polisi Bekuk Sindikat Penjual Mobil Bodong

* Beraksi di Medan dan Singkil

SINGKIL – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Reskrim Polres) Aceh Singkil, Senin (23/5), berhasil membekuk tiga tersangka, bagian dari sindikat jual beli mobil bodong antarprovinsi (Sumatera Utara dan Aceh). Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga mobil, dua di antaranya keluaran tahun 2015.

Tersangka yang ditangkap itu masing-masing berinisial SR (29), warga Blok VI Baru, NS (43), penduduk Sianjoanjo, Gunung Meriah, dan AC (38), warga Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil. Sedangkan mobil yang disita, terdiri atas Toyota Avanza BK 1290 PK, Xenia BK 1799 ZS, dan Kijang LGX BK 1717 DS.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP M Ridwan, melalui Kasat Reskrim AKP Marzuki, menjawab Serambi di ruang kerjanya, Selasa (24/5), mengatakan, sekilas mobil-mobil itu tidak ada masalah, suratnya lengkap. Namun, setelah diselidiki lebih dalam ternyata surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB)-nya palsu. “Kami berhasil mengungkap sindikat mobil bodong ini setelah korban melapor,” kata AKP Marzuki.

Menurut Marzuki, pemilik kendaraan baru menaruh curiga setelah cukup lama memiliki mobil tersebut. Sebelumnya, saat melakukan pembelian tak ada persoalan. “Kecuriagaan itu muncul setelah melihat STNK mobil ada keganjilan dibanding STNK pada umumnya,” jelas Marzuki.

Modus jual beli mobil bersurat palsu itu dilakukan dengan cara tukar tambah. Para korban umumnya menukar mobil tahun tua miliknya dengan mobil tahun baru, sehingga pelaku mendapat keuntungan ganda dari uang tukar tambah, maupun dari hasil penjualan mobil yang ternyata bodong.

Penyidik membidik ketiga tersangka dengan Pasal 372 dan 378 KUHPidana yang ancaman pidananya minimal enam tahun penjara. “Tersangka diancam dengan pasal berlapis, karena melakukan penipuan, pemalsuan, sekaligus penggelapan,” kata Marzuki.

Polisi, sebut Marzuki, juga sedang memburu tersangka yang memasok mobil dengan surat palsu tersebut dari Medan, Sumatera Utara. Adapun tiga orang yang sudah diamankan polisi pada Senin lalu bertugas sebagai pencari korban yang hendak melakukan tukar tambah kendaraan. “Kami terus melakukan pengembangan. Kami yakin, tersangka dan korban dalam kasus ini masih bertambah,” ujar Marzuki. (de) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id