Air Limbah Rumah Kos Genangi Badan Jalan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Air Limbah Rumah Kos Genangi Badan Jalan

Foto Air Limbah Rumah Kos Genangi Badan Jalan

* Warga Sumbat Saluran

BANDA ACEH – Puluhan warga Lingkungan Lam Ara, Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (22/5) siang mendatangi sebuah rumah kos putri yang ada di lingkungan tersebut. Warga yang merasa kesal karena badan jalan tergenang air comberan menutup menutup saluran dari rumah kos itu.

Warga yang terdiri pria dan wanita serta para pemuda itu mendatangi rumah kos itu sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan mereka yang bermaksud menyumbat saluran pembuangan sempat diprotes oleh seorang penghuni rumah kos.

Namun warga tetap bersikukuh menyumbat saluran, agar air limbah rumah kos itu tidak mengenangi badan jalan. Akhirnya, warga berhasil menyumbat dengan mengecor pakai semen saluran itu. Sehingga air limbah yang dihasilkan sekitar 20-an kamar kos itu dialihkan ke septic tank.

Karena jalan selalu tergenang dengan air comberan, sehingga sangat mengganggu warga yang beralalu-lalang. Apalagi air comberan itu jika kena di celana bisa menyebabkan tidak sah shalat. “Kalau air comberan itu terkena dipakaian bisa mengakinbatkan tak sah shalat,” kata seorang pemuda Rukoh

Sementara itu, Ketua Pemuda Rukoh, Suhaimi kepada Serambi kemarin mengatakan, air limbah kos itu sudah mengenangi badan jalan sejak dua tahun terakhir. Katanya, ketinggian air yang mencapai semata kaki menyebabkan anak-anak kesulitan saat menuju sekolah. Sedangkan pemiliknya yang tidak menetap di kampung itu, bahkan tidak menanggapi protes warga.

“Air kotor itu tidak pernah berkurang, karena setiap mereka mandi air langsung mengalir ke badan jalan, sehingga anak sekolah disini yang pulang jalan kaki tidak bisa lewat, apalagi orang-orang tua yang akan ke masjid,” ujar Suhaimi.

Menurut Suhaimi, sebelumnya warga sudah dua kali memprotes permasalahan tersebut pada pemilik rumah kos melalui telepon. Mereka meminta agar segera memperbaiki saluran air limbah, sehingga tidak menganggu warga di lingkungan sekitar.

Menurut beberapa penghuni rumah kos itu, mereka sudah beberapa kali menyampaikan permasalahan itu kepada pemilik, namun belum juga ditanggapi. Warga meminta pemilik merespons permasalahan itu, agar air limbah itu tidak menimbulkan penyakit bagi warga sekitar.(mun) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id